14 Agustus 2009
27 Juli 2009
dewisri

Dewi Sri Setiap kali masuk musim panen, para wong ndeso yang bermatapencaharian sebagai petani, membelanjakan sebagian rizki mereka ke jalan Dewi Sri. Keuntungan yang hanya suedikiiiit dari panenan musim yang lalu mereka sisihkan sebagian untuk membeli tetek bengek untuk sesaji Sang Dewi Padi. Mungkin sebagai wujud rasa syukur, mungkin juga sebagai wujud “rayuan” agar Dewi Sri bermurah hati dan memberikan panen yang lebih baik di musim yang akan datang. Bila panenan padi mengecewakan maka mereka melakukan “penelitian” sebab musababnya. Jika secara kebetulan si petani tidak memberi sesaji, maka “temuan” telah ditemukan. Mereka akan membuat kesimpulan jika petani tidak memberi sesaji maka panenan padi mengecewakan. Jika sudah diberi sesaji namun panenan belum juga memuaskan maka mereka akan membuat “temuan baru”: sesajinya kurang banyak atau meletakkannya yang salah. Seharusnya diletakkan di sudut sana bukan sini.
Pernikahan
Masalah pernikahan pun demikian. Adat Jawa mempunyai rule diantaranya: tidak boleh menikah anak sulung ataupun bungsu dengan anak nomor tiga, tidak boleh menjodohkan anak dengan anak yang letak rumahnya lurus ke arah barat dengan rumahnya atau ke arah “ngalor-ngulon” (Barat Laut).
Pernah ada, seorang gadis tetangga yang telah terikat hatinya dengan seorang perjaka tua kaya raya. Rumah si perjaka letaknya pada arah Barat Laut dari rumah si gadis. Karena rule yang dianut maka orang tua si perjaka tidak menyetujui hubungan mereka. Kasihan sekali.
Bulan Ramadhan
Orang Jawa mempunyai cara tersendiri dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Jika orang muslim intelektual menyambutnya dengan memasang berbagai target khattam Quran dan khattam buku-buku religi yang menggugah iman, maka orang Jawa menyambutnya dengan kondangan. Masyarakat akan disibukkan memasak nasi, apem, lentho dan sambal goreng yang akan digunakan untuk kondangan satu hari sebelum bulan puasa tiba. Makanan-makanan itu akan di susun: nasinya dibuat tumpeng seperti piring terbalik, apem goreng yang tercetak bulat atau apem godhog yang dicetak dengan daun nangka, sambal goreng yang diwadahi daun pisang, lentho kecil dan bulat, diletakkan di pinggiran tumpeng. Turut meramaikan penampilan: srundeng yang ditabur di atasnya. Semua makanan tadi ditata di atas “encek” (baca huruf e seperti pada kata “pepes” ikan). Encek terbuat dari bambu yang dianyam membentuk persegi dengan panjang sisi 30 cm. Jika kentungan sudah dibunyikan, maka encek berisi makanan dibawa ke rumah Pak RW. Tidak boleh lupa membawa uang beberapa rupiah yang dinamakan: wajib. Uang ini dikumpulkan dari yang ikut kondangan dan diserahkan untuk Pak Mudin. Mudin bukanlah nama, tapi sebutan untuk orang yang memimpin jalannya kondangan. Di dalam kondangan tersebut Pak Mudin memimpin do’a.
Begitu tradisi mereka. Dan hanya itu untuk menyambut Ramadhan. Kedatangannya mereka sambut dengan kondangan, tetapi setelah tiba mereka tidak berpuasa.
Begitulah Jawa dan wong ndesonya. Kaya budaya. Tapi kalau boleh bilang, budaya yang memperkaya budaya nasional adalah bahasa, tarian. Bukan klenik yang syarat syirik. Terlepas dari itu, aku suka dengan ndeso. Pemandangan masih terhampar luas. Bebas memandang, dan memberi ruang leluasa untuk bernafas.
15 Juli 2009
Kawah Putih
Ini Gambar Kawah Putih di Bandung..Jalan menuju kawah putih memang sangat mengasihkan..jalan yang berliku-liku mendaki juga udara yang sangat dingin menambah suasana yang sangat mengasihkan..sebelum mencapai puncak kawah putih disekeliling jalan sangat banyak ditemui buah stroberi.yang siap makan....
05 April 2009
02 Maret 2009
26 Februari 2009
10 Agustus 2008
05 Maret 2008
Memang Mengasikan
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.
Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.
Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.
Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.
Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.
”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.
”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.
Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.
Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.
Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.
”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.
Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.
Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.
Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.
”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.
Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?
Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?
Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.
Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.
Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.
Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *
04 Maret 2008
Foto Model

Saya akan akan menceritakan pengalaman cinta yang unik dan lucu. Kita pasti ingat masa masih SMA pasti teringat deh waktu SMA memang penuh kisah ya gak, Kalau di masa SMA aku paling hobby gonta ganti cewek, bila ada cewek yang cantik pasti deh dikejar sampai dapat.
Segala jurus aku pergunakan tapi gak pake dukun kamu hehehe..., pake jurus kata-kata romantis gitu..Ya akhirnya si Cewek tuh jadi pacarku. berjalan beberapa bulan ada cewek naksir banget (sorry playboy nih) aduh bingung deh..yang akhirnya jadian. Waktu terus berjalan, akibat sering pacaran gagal deh aku masuk UMPTN perguruan yang aku taksir adalah ITS. Sedih banget akhirnya putus ama pacar. Dan aku mulai belajar dengan sungguh-sungguh pingin banget masuk ITS, tapi Alhamdulillah aku diterima di ITS tapi hanya D3 Teknik Sipil ITS.
Memasuki dunia perkuliahan aku makin gila lagi cari pacar, trik-trik waktu SMA digunakan ya akhirnya dapet juga. Memang pacaran ada sisi positif dan sisi negatifnya, kalo sisi positifnya si cewekku tuh memberi semangat dalam belajar dan juga memberi motivasi. Sisi negatifnya belajar kurang konsentrasi pingin ketemu terus (walah namanya jatuh cintrong).
Setelah aku lulus kuliah dan dapat kerjaan di Sumenep, aku semakin mantap untuk kujadikan Istriku tapi sayang dia kebanyakan berpikir, gak mau diajak ke Sumenep. Akhirnya kisah cintaku kandas capek deh ngerayu telus hihihi...sedih banget....sakit, mangkel marah campur jadi satu..Akhirnya aku berpikir ya mungkin bukan jodoh kali ya
Kisah cintaku yang unik sejak aku kerja di Dinas PU. Cipta Karya dan Tata Ruang, waktu itu aku masih dalam posisi staf dan kepala bidangku(Kabid) bernama Bapak H. Djumhar Suhaidi, BE. Nah ini letak keunikan yang aku rasakan, biasanya aku ngejar cewek mungkin patah hati kali ya,..Aku sering dipanggil sama Kabid entah masalah kerjaan disuruh kerumahnya.
Suatu ketika ada BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) datang ke Sumenep dalam rangka pemeriksaan, biasalah meriksa proyek-proyek pembangunan di Sumenep. Akhirnya saya, kabid saya, teman kantor beserta BPKP menuju ke lokasi proyek, pas jam istirahat tibalah di Rumah Makan Sate di Bluto. Saat makan inilah terjadi keunikan ternyata Bapak Kabid ngasih sate ke saya, kemudian beliau mengatakan kalau kamu bisa habisin sate kamu tak ambil mantu. Aku jadi bingung dan teman-teman jadi ketawa semua, Gara-gara makan sate inilah keunikan kisah cintaku akhirnya aku jadi sama putrinya Bapak Kabid. Memang Kehidupan ini sudah ditentukan oleh Allah tentang jodoh, rizki, dan mati, kita diharuskan berusaha dan berdo'a. Demikian kisah cintaku yang unik ini, bila ada yang berkenan maafin ya ini ungkapan hatiku lo.
Maaf ini para member Pintunet, aku mencurahkan hatiku tentang kisah cintaku yang unik ini. ,5 tahun yang lalu ‘Me, saat itu aku masih kelas III SMP, saat pertama aku melihatmu. Kamu kelas I SMP saat itu. Terasa ada magnet dimatamu yang menarikku, namun disitu pula aku bertahan.
Kala itu usiamu masih amat belia, juga aku. Ingin rasanya aku menyapa dan berkenalan denganmu, dan kalau bias menjadikan-mu kekasihku. Tapi ‘Me, aku rasa aku hanya terpesona melihatmu. Pesona pertama yang menggangguku, hingga kuputuskan untuk belajar dulu. Yah, karena saat itu kelas III SMP, saat dimana aku harus siap-siap merebut SMA negeri bersaing dengan teman-teman yang lain.
Sejak saat itu kamu terlupakan. Aku sibuk dengan diriku sendiri, seakan-akan aku tidak punya waktu untuk bermain, padahal ada waktu tersebut, namun sedikit. Hingga sama sekali tak ternikmati.
Dan ketika aku berhasil ‘Me, SMA yang aku idam-idamkan berhasil aku raih, senang dan bahagia. Tahu nggak apa yang aku sukai dari seragam SMA tersebut ? yaitu, lutut-ku tak kelihatan lagi.
Masa SMA,…..
Masa yang paling menyenangkan menurutku.
Masa SMA-ku aku habiskan untuk bermain, hura-hura dan mendalami organisasi.
Masa pancaroba, masa mencari jati diri. Pada masa ini adalah masa bebas dan lepas, masa rawan yang berakibat fatal bila salah dalam mengekspresikan-nya. Hingga akhirnya aku menginjak di kelas III SMA. Aku rasakan aku bosan dengan semua itu. Cara berpikirku mulai berubah. Aku lebih banyak merenung tentang masa depan.
Dan,…
Dan tiba-tiba kamu hadir lagi!. Menggangguku lagi dengan pesona yang kamu miliki. Kamu ‘Me, gadis kecil yang pertama mempesonaku saat aku belum punya pribadi dan prinsip yang mapan tempo dulu. Yang juga telah terlupakan selama 3 tahun. Kini kamu hadir lagi.
Mungkin, mungkin takdir yang mempertemukan kita.
Kamu ingin masuk ke SMA tempat aku menuntut ilmu. Tapi saying kamu tidak berhasil. Kamu diterima dipilihan ke-2 mu. Tapi ‘Me, nyatanya perbedaan SMA kita tidak menghalangi cinta yang telah hadir diantara kita.
Sejak kita saling berjanji ‘Me, kita selalu menghabiskan waktu bersama-sama. Rasanya seperti mimpi.
Semua terasa indah ‘Me. Benarkah karena kita saling mencintai ?????
Jujur aku akui, aku sangat menyayangimu. Hingga ada rencana kepindahanmu dari Surabaya ke Jakarta. Karena orang tuamu ingin menetap disana. Aku jadi kalut dan bingung ‘Me, aku tahu pasti ‘Me, aku amat menyayangimu dan tidak mungkin menghianatimu. Tapi ‘Me, akankah kamu sepertiku ?????
Yah, itulah yang terbesit di dalam benakku.
Aku ‘me, aku paling benci dengan kekalutan. Karena bagiku kekalutan merupakan tambahan penderitaan yang harus aku sandang. Tapi aku seharusnya tidak boleh benci dengan kekalutan karena aku menjadi jemu dengan kekalutan itu sendiri. Seperti nasi yang aku makan tiap hari, seperti air yang aku minum setiap hari, seperti pakaian yang aku kenakan setiap hari. Hingga aku tidak mampu lagi untuk mengatakan namanya. Aku berusaha melarikan diri dari bayangan nya,…..
Tapi ‘Me, aku punya prinsip, aku tidak akan lari dari kenyataan. Walau pun kenyataan tersebut menyakitkan, hina dan tak berharga. Yah, walau seberat apa pun. Karena aku tahu ‘Me, hidup ini hakekatnya adalah kerisauan dan ujian.
Oleh karena itu lalu aku tawarkan kepadamu. Jika kamu memang serius dengan cinta kita, aku pun juga begitu. Jika tidak, sebaiknya kita berteman saja supaya tidak ada penyesalan dan dendam dikemudian hari.
Lalu kamu mengatakan dengan mantap bahwa kamu serius! Serius! SERIUS!
Aku bahagia sekali ‘me, dan ketika telah dating saatnya kamu harus pindah ke Jakarta, hatiku menjadi cukup tenang. Hanya 6 bulan kebersamaan kita ‘Me, namun aku rasa sudah lebih dari cukup untuk meletakkan dan mengukuhkan pondasi/akar pohon dari cinta kita dengan kuat. Selanjutnya tinggal kita pagari, kita pelihara dan kita pupuk selalu.
Saat hari perpisahan kita dulu ‘Me, saat terakhir kamu tinggalkan Surabaya, tetap saja terasa berat. Hanya untaian do’a yang tulus ikhlas aku panjatkan kepadaNya untuk mengantarkan kepergianmu. Kini ‘Me, 1 tahun sudah kita berjauhan. Dibentang jarak sejauh 1000 KM dan telah kita lewati dengan saling percaya, menjaga dan setia serta saling merindukan tanpa ada kekangan diantara kita. Hingga akhirnya,… datang surat tertipis darimu,… namun sungguh terasa sangat berat dihatiku,…
Kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita,…
Sakit ‘Me, sakit,… hati ini. Apalagi pada saat itu adalah hari dimana aku ulang tahun,… hari dimana aku mengharapkan siraman kasih darimu,… namun apa yang aku dapat ???? Aku tidak bisa apa-apa. Aku ratapi nasibku, aku bertanya-tanya, kesalahan apa gerangan yang telah aku lakukan hingga kamu tega memutuskan tali cinta kita ?????
Bertahun-tahun sudah aku lewati rasa kecewa kepadamu, hingga suatu hari aku tersadar, seperti udara yang selalu kita butuhkan, kita cintai walau kita tak pernah mengatakan. Kita sayangi walau tanpa perbuatan. Yang jika pergi tak pernah kita cari atau sebaliknya.
Yah, kalau kamu mencintai seseorang, maka biarkanlah dia pergi. Jangan kamu halangi. Namun, tempatkan dia dihatimu, karena disitu tempat orang yang kamu sayang dan cintai. Kemana pun, kapan pun dan dalam keadaan bagaimana pun, dia akan selalu bersamamu. Karena dia dihatimu. Itulah CINTA yang berJIWA.
Selalu memperhatikan, menyayangi, menjaga, mendo’a-kan, menolong tanpa mengharap pamrih. Tanpa mengharap dia harus ada disisimu dan selalu bersamamu.
Menyimpan semua kenangan karena kamu tidak akan bisa mendapatkan yang lalu pada saat sekarang. Setiap kesempatan selalu mempunyai kadar yang berbeda. Jadi, kini aku pun hanya bisa menikmati, menikmati rasa sakit J
Jadikan kenangan sebagai penghibur lara.
Ambil semua kesempatan sesuai kadarnya. Sehingga kamu tidak pernah menyakiti orang lain atau pun diri mu sendiri.
NB : untukmu, yang telah memberikan manis-pahitnya cinta kepadaku. Semoga kita bisa mengarungi kehidupan ini dengan lebih baik dan berguna. Amin.
Anak Yang Lucu
Foto Model
Kembali ke daftar posting
selamat datang di blogger ini mudaha-mudah aja anda puas dan senang berkunjung di web ini.
20 Februari 2008
kesehatan dengan air panas
Mandi, Bikin Segar dan Sehat!
Menurut penelitian terbaru mandi ternyata tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stress, tapi mandi juga memiliki peranan penting meningkatkan sistem kekebalan, membantu kulit terhindar dari penyakit seperti eksema dan bahkan menyembuhkan masalah medis serius.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan penderita diabetes yang menghabiskan hanya setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen.
Penelitian terpisah di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita, membantu mereka menjalani test olahraga lebih baik dan mengurangi rasa sakit.
Apa manfaat mandi dan berapa lama anda sebaiknya mandi? Berikut beberapa petunjuk mandi asyik dan menyehatkan:
Mengeluarkan racun
Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.
Stress
Jika anda benar-benar mengalami stress, mandi air dingin akan menjadi jawaban yang tepat. Temperatur yang dianjurkan sekitar 12-18 derajat Celsius. Mandi air dingin sangat baik meredakan ketegangan, sebaliknya dari air hangat karena mandi air dingin dapat mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah.
Eksema
Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam atau gatal-gatal dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.
Infeksi
Infeksi yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam. Tambahkan pada air hangat dan berendam selama 15-20 menit.
Flu dan Sakit Kepala
Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai basuh dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.
Insomnia
Merendam kaki dalam air dingin sangat baik bagi anda yang memiliki masalah insomnia atau mereka yang memiliki masalah tidur. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, flu dan sembelit.
Sirkulasi
Cobalah merendam kaki secara bergantian antara air hangat dan air dingin jika anda mengalami masalah sirkulasi. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin. (mydoc/rit)
Artikel lainnya :
• iPods Bikin Telinga Berdengung
• Pola Tidur Dipengaruhi Gen
• Konsumsi Kokain Picu Pengecilan Volume Otak
• Ilmuwan Inggris Temukan Jel untuk Cegah Penularan AIDS
• Jurnal of Medicine: Berita Buruk Picu Serangan Jantung
• Vitamin C dan Wanita Hamil Perokok
• Dampak Orang Tua Perokok pada Anak
• Bayi Prematur Terancam Kesulitan Belajar
• Riset: Bunuh Diri Ditentukan Sejak Bayi
• Plag Gigi pun Ternyata Membahayakan
• Madu, Si Manis Yang Banyak Manfaatnya
• Hindari Berpakaian Ketat Saat Tidur
• Hindari Stroke dengan Konsumsi Aspirin
• Hindari Flu dengan Rajin Cuci Tangan
• Anngur Merah, Rahasia Panjang Umur
• Jangan Remehkan Insomnia..!!!
• Idap Flu Saat Hamil Berpotensi Rusak Otak Bayi
• 'Child Abuse' Pengaruhi Pola Makan
• Sehat Bersama Jeruk Nipis
• Perubahan Cuaca Berpotensi Munculkan Migren
• Petai, Si Bau yang Berkhasiat Besar
• Wanita Hamil dan Balita Sebaiknya Hindari Mie Instan
• Wanita Pekerja Beresiko Kena Gangguan Jantung
• Apakah Berat Badan Mampu Pengaruhi Kesuburan?
• Hindari Kanker Payudara Sejak Dini
• 'Tyrodep' Efektif untuk Obati Schizophrenia
• Jangan Tunda Kehamilan
• Susu Hindarkan Kanker Usus
• Lingkungan Berperan Besar dalam Kematian Anak di Eropa
• Tiga Butir Buah Perhari Jauhkan Anda dari Dokter Mata
31 Januari 2008
30 Januari 2008
anak sehat 2008
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
NOVA TERBARU
No. 1036 Thn. XVIII
Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666
Copyright © 2001
www.tabloidnova.com
All rights reserved.
Best view with IE 5.5 &
Netscape Navigator 6.1
or higher.
Tiga Diva di Tahun Baru
Di penghujung 2007, Tiga Diva, kembali membuat gebrakan. Tampil di acara Tahun Baru >>>
Gairah Film Indonesia
Film Indonesia sedang bergairah. Kini, hampir tiap minggu muncul film baru. Di tahun 2007 >>>
Gita Gutawa >>>
Bencana Longsor Di Karanganyar >>>
HAMPARAN ”EMAS HIJAU” JADI LAUTAN LUMPUR >>>
Bursa Klub Nova
Ingin melakukan jual beli online ? Klub Nova menyediakan tempat tinggal daftar dan online dilihat oleh netter lain. >>>
Agenda
Untuk anda yang memiliki acara dan ingin disebarluaskan. Di sini tempatnya. Buruan manfaatkan fasilitas gratis ini. >>>
POLLING TAMPILAN NOVA
Di Sini Suara Anda Menentukan! Pilih yang Anda Anda harapkan. Satu pilihan Anda sangat berarti bagi kami. >>>
Forum
Di sini Anda bisa bertukar pikiran sengan sesama netter. Boleh ngomongin permasalahan keluarga atau sekadar tukar-menukar resep. Yuk... kita berdiskusi >>>
CHIC DI SORE HARI
Anda kerap menggelar pesta sore hari di rumah? Untuk kesempatan seperti ini tentu >>>
TEMAN BARBEQUE
Barbeque selalu hadir setiap pesta tahun baru. Yuk, kita coba resep serba panggang berikut >>>
6 CARA MENGATASI EMOSI DI KANTOR
Dalam urusan kerja, emosi bak dua sisi mata uang. Di satu sisi, emosi dapat membantu kita >>>
YANG SOPAN, YA, SAYANG
Mengajari anak-anak tata krama butuh usaha tersendiri, dan harus dimulai sedini mungkin. >>>
IH, SI KECIL BERKUTU!
Makin tambah usia Si Kecil, akan tambah pula kegiatannya. Banyak bertemu orang, >>>
Nova Terbaru
Nova Terbaru
Nova Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Interaktif
Interaktif
Interaktif
Klub NOVA
Klub NOVA
Klub NOVA
Agenda
Agenda
Agenda
Alamat
Alamat
Alamat
Toko Online
Toko Online
Toko Online
Kuis
Kuis
Kuis
Serambi
Serambi
Serambi
Buah Bibir
Buah Bibir
Buah Bibir
Peristiwa
Peristiwa
Peristiwa
Sedap Sekejap
Sedap Sekejap
Sedap Sekejap
Hiburan
Hiburan
Hiburan
Busana
Busana
Busana
Profil
Profil
Profil
Artikel & Tips
Artikel & Tips
Artikel & Tips
Tanya Jawab
Tanya Jawab
Tanya Jawab
Fiksi
Fiksi
Fiksi
Bonus
Bonus
Bonus
Serambi Opini
Serambi Opini
Serambi Opini
Nofee
Nofee
Nofee
Surat Pembaca
Surat Pembaca
Surat Pembaca
Peristiwa
Peristiwa
Peristiwa
Varia Warta
Varia Warta
Varia Warta
Sedap Sekejap
Sedap Sekejap
Sedap Sekejap
Menu Minggu Ini
Menu Minggu Ini
Menu Minggu Ini
Hiburan
Hiburan
Hiburan
Sinopsis
Sinopsis
Sinopsis
Busana
Busana
Busana
Taktik Cantik
Taktik Cantik
Taktik Cantik
Pola
Pola
Pola
Galeri
Galeri
Galeri
Tanya Jawab Mode
Tanya Jawab Mode
Tanya Jawab Mode
Profil
Profil
Profil
Sorot
Sorot
Sorot
Kabar Kabur
Kabar Kabur
Kabar Kabur
Kisah
Kisah
Kisah
Buah Bibir
Buah Bibir
Buah Bibir
Ulas Uang
Ulas Uang
Ulas Uang
Anda Dan
Anda Dan
Anda Dan
Info Praktis
Info Praktis
Info Praktis
Info
Info
Info
Astrologi
Astrologi
Astrologi
Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Kesejahteraan
Kesejahteraan
Kesejahteraan
Griya
Griya
Griya
Psikologi
Psikologi
Psikologi
Dokter
Dokter
Dokter
Griya
Griya
Griya
Hukum
Hukum
Hukum
Uang
Uang
Uang
Etika
Etika
Etika
Cerita Pendek
Cerita Pendek
Cerita Pendek
Cerita Bersambung
Cerita Bersambung
Cerita Bersambung
Obrolan Santai
Obrolan Santai
Obrolan Santai
Konsultasi
Konsultasi
Konsultasi
Forum
Forum
Forum
Kuis
Kuis
Kuis
Tafsir Mimpi
Tafsir Mimpi
Tafsir Mimpi
Warta
Warta
Warta
Produk
Produk
Produk
Agenda
Agenda
Agenda
Bursa
Bursa
Bursa
Pendaftaran
Pendaftaran
Pendaftaran
Kursus
Kursus
Kursus
Galeri
Galeri
Galeri
Yayasan
Yayasan
Yayasan
CCNA3
root router
backup root router
domain router
backup domain router
designated router
backup designated router
2Which command sequence will enable OSPF in the backbone area for the two Ethernet links on RouterA?
RouterA(config)# router ospf 1
RouterA(config-router)# network 172.16.4.0 0.0.1.255 area 1
RouterA(config)# router ospf 10
RouterA(config-router)# network 172.16.4.0 0.0.0.255 area 0
RouterA(config-router)# network 172.16.5.0 0.0.0.255 area 0
RouterA(config)# router ospf 10
RouterA(config-router)# area 0 network 172.16.4.0 0.0.1.255
RouterA(config)# router ospf 0
RouterA(config-route)# network 172.16.4.0 0.0.255.255 area 0
RouterA(config)# router ospf 0
RouterA(config-router)# network 172.16.4.0 255.255.255.0
RouterA(config-router)# network 172.16.5.0 255.255.255.0
RouterA(config)# router ospf 1
RouterA(config-router)# network 172.16.4.0 255.255.254.0 area 0
3 Which of the following are disadvantages of link-state routing? (Choose three.)
Link-state protocols require careful network design.
Link-state protocols are prone to routing loops.
Link-state hello updates can cause broadcast flooding.
Link-state protocols place significant demands on router processors and memory resources.
Link-state protocols require a knowledgeable network administrator.
Link-state protocols do not support Variable Length Subnet Masking.
4Which router command will display the interface priority value and other key information for the OSPF configuration of the serial 0 interface?
router# show ospf serial 0
router# show interface serial 0 OSPF
router# show ip interface serial 0
router# show ip ospf interface serial 0
5
In which types of networks are OSPF DR elections necessary? (Choose two.)
point-to-point
point-to-multipoint
broadcast multiaccess
nonbroadcast multiaccess
6Which of the following should be considered when troubleshooting a problem with the establishment of neighbor relationships between OSPF routers? (Choose three.)
OSPF interval timers mismatch
gateway of last resort not redistributed
interface network type mismatch
no loopback interface configured
administrative distance mismatch
inconsistent authentication configuration
7.Why is it difficult for routing loops to occur in networks that use link-state routing?
Each router builds a simple view of the network based on hop count.
Routers flood the network with LSAs to discover routing loops.
Each router builds a complete and synchronized view of the network.
Routers use hold-down timers to prevent routing loops.
8.What will be the result of the DR and BDR elections for this single area OSPF network? (Choose three.)
HQ will be DR for 10.4.0.0/16.
Router A will be DR for 10.4.0.0/16.
HQ will be BDR for 10.4.0.0/16.
Router A will be DR for 10.5.0.0/16.
Remote will be DR for 10.5.0.0/16.
Remote will be BDR for 10.5.0.0/16.
9.What information can be obtained from the output of the show ip ospf interface command? (Choose three.)
link-state age intervals
timer intervals
router ID number
link-state update intervals
neighbor adjacencies
10
What are the benefits of the hierarchical design approach that is used in large OSPF networks? (Choose three.)
reduction of routing overhead
increased routing overhead
faster convergence
slower convergence
distribution of network instability to all areas of the network
isolation of network instability to one area of the network
11.RouterA, RouterB, and RouterC in the diagram are running OSPF on their Ethernet interfaces. Loopback interfaces (Lo 0) are configured as shown. What happens when RouterD is added to the network?
RouterB takes over as DR and RouterD becomes the BDR.
RouterD becomes the BDR and RouterA remains the DR.
RouterD becomes the DR and RouterA becomes the BDR.
RouterC acts as the DR until the election process is complete.
RouterD becomes the DR and RouterB remains the BDR.
There is no change in the DR or BDR until either current DR or BDR goes down.
12.Refer to the network shown in the diagram. Which command sequence on RouterB will redistribute a Gateway of Last Resort to the other routers in OSPF area 0?
RouterB(config)# router ospf 10
RouterB(config-router)# gateway-of-last-resort 172.16.6.6
RouterB(config)# ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 serial 0
RouterB(config)# ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.16.6.6
RouterB(config)# router ospf 10
RouterB(config-router)# default-information originate
RouterB(config)# router ospf 10
RouterB(config-router)# default network 172.16.6.6 0.0.0.3 area 0
RouterB(config)# ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.16.6.6
RouterB(config)# ip default-route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.16.6.6
RouterB(config)# router ospf 10
RouterB(config-router)# redistribute ip default-route
13.What does OSPF use to calculate the cost to a destination network?
bandwidth
bandwidth and hop count
bandwidth and reliability
bandwidth, load, and reliablity
14.Which router is the root of an SPF tree?
border router
nearest neighboring router
local router
trunk router, as determined by the SPF algorithm
15.What speeds up convergence in a network using link-state routing?
updates triggered by network changes
updates sent at regular intervals
updates sent only to directly connected neighbors
updates that include complete routing tables
Which of the following are required when adding a network to the OSPF routing process configuration? (Choose three.)
network address
loopback address
autonomous system number
subnet mask
wildcard mask
area ID
17.How can the OSPF cost for a link be established? (Choose two.)
It is set to 1544 by default for all OSPF interfaces.
It can be set with the ip ospf cost command.
The configured loopback addresses map to link costs.
It is calculated proportionally to observed throughput capacity of the router.
It may be calculated using the formula 108/bandwidth.
18.Because of security concerns, a network administrator wants to set up authentication between two routers. Which of the following commands will configure Router_A to trust Router_B with a clear text password of apollo?
Router_A(config-if)# ospf authentication-key apollo
Router_A(config-if)# ip authentication-key apollo
Router_A(config-if)# ip ospf authentication apollo
Router_A(config-if)# ip ospf authentication-key apollo
19.The routers in the diagram are configured as shown. The loopback interface on router R1 is labeled as lo0. All OSPF priorities are set to the default except for Ethernet0 of router R2, which has an OSPF priority of 2. What will be the result of the OSPF DR/BDR elections on the 192.1.1.0 network? (Choose two.)
R1 will be the DR
R1 will be the BDR
R2 will be the DR
R2 will be the BDR
R3 will be the DR
R3 will be the BDR
20.A network administrator has configured a default route on Router_A but it is not being shared with adjacent Router_B and the other routers in the OSPF area. Which command will save the administrator the time and trouble of configuring this default route on Router_B and all of the other routers in the OSPF area?
Router_A(config-router)# ospf redistribute default-route
Router_B(config-router)# ospf redistribute default-route
Router_A(config-router)# default-information originate
Router_B(config-router)# default-information originate
Router_A(config-router)# ip ospf update-default
Router_B(config-router)# ip ospf update-default
21.In your opinion (this has no bearing on your grade), please rate your motivation to do well in this course:
22In your opinion (this has no bearing on your grade), please indicate how enthusiastic you are about the content of this course and the things you’re learning (or have learned):
23
In your opinion (this has no bearing on your grade), please indicate your interest in this course:
anak sehat
Sabtu (18/06) lalu, bertempat di Hotel Grand Mahakam, Jakarta, diadakan diskusi tentang perkembangan anak dan nutrisi seimbang untuk anak, yang disponsori Tabloid Nakita dan Sustagen. Acara dipandu Monica Desideria dan menghadirkan pembicara Dr. Tinuk Agung Meilany, MD dan psikolog Agustina Hendriati, Psi.
KLIK - Detail
"Asupan gizi bagi balita harus disesuaikan dengan pertumbuhan, aktivitas fisik, ukuran badan, dan lain-lain. Nutrisi seimbang tak hanya dengan makanan bergizi semata, tapi juga harus dengan suasana makan yang menyenangkan agar anak merasa nyaman," ujar Tinuk. Suasana menyenangkan ini antara lain jadwal makan yang teratur, snack sebelum dan sesudah makan, sendok dan gelas sesuai selera anak, serta menu baru yang menarik.
Sementara Agustina menekankan, anak sehat belum tentu bahagia. Ciri anak yang sehat dan bahagia antara lain, "Kulit dan rambut bersinar, mata cerah, aktivitas fisik memadai, tidur nyenyak, nafsu makan memadai, tidak sering uring-uringan, gampang senyum, dan masih banyak lagi." Kesimpulannya, "Orang tua harus peka dan responsif terhadap perkembangan anak. Jangan lupa, tunjukkan penghargaan dan pengakuan terhadap anak secara verbal maupun non-verbal."
< Dokumen Nova >
FOTO-FOTO: < Dokumen Nova >
| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:
• KUNJUNGAN MAHASISWA AKK YOGYAKARTA
• KAMPANYE INDONESIA BEBAS ANEMIA 2005
Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.
CNAA3
1
How often does RIP v1 send routing table updates, by default?
every 30 seconds
every 45 seconds
every 60 seconds
every 90 seconds
2
What does VLSM allow a network administrator to do?
utilize one subnet mask throughout an autonomous system
utilize multiple subnet masks in the same IP address space
utilize IGRP as the routing protocol in an entire autonomous system
utilize multiple routing protocols within an autonomous system
3
Which of the following are contained in the routing updates of classless routing protocols? (Choose two.)
32-bit address
next hop router interface
subnet mask
unicast host address
Layer 2 address
4
Router1 and Router2 shown in the topology have been configured with the no ip subnet-zero command. Which of the following valid VLSM network numbers could be used for the serial link between Router1 and Router2? (Choose two.)
192.168.1.0/30
192.168.1.4/30
192.168.1.8/30
192.168.1.96/30
192.168.1.138/30
192.168.1.190/30
5
A new network is to be configured on a router. Which of the following tasks must be completed to configure this interface and implement dynamic IP routing for the new network? (Choose three.)
Select the routing protocol to be configured.
Assign an IP address and subnet mask to the interface.
Update the ip host configuration information with the device name and new interface IP address.
Configure the routing protocol with the new network IP address.
Configure the routing protocol with the new interface IP address and subnet mask.
Configure the routing protocol in use on all other enterprise routers with the new network information.
6
Which of the following statements are true regarding RIP v1 and v2? (Choose three.)
Both RIP versions use hop count.
Both RIP versions can provide authentication of update sources.
Both RIP versions use 16 hops as a metric for infinite distance.
RIP v1 uses split horizon to prevent routing loops while RIP v2 does not.
RIP v1 uses hold-down times to prevent routing loops while RIP v2 does not.
RIP v1 broadcasts routing table updates, while RIP v2 multicasts its updates.
7
Which command would a network administrator use to determine if the routers in an enterprise have learned about a newly added network?
router# show ip address
router# show ip route
router# show ip networks
router# show ip interface brief
router# debug ip protocol
router# debug rip update
8
How does a router know of paths to destination networks? (Choose two.)
inspection of the destination IP address in data packets
ARP requests from connected routers
manual configuration of routes
updates from other routers
DHCP information broadcasts
updates from the SMTP management information base
9
The network shown in the diagram is having problems routing traffic. It is suspected that the problem is with the addressing scheme. What is the problem with the addressing used in the topology?
The address assigned to the Ethernet0 interface of Router1 is a broadcast address for that subnetwork.
The subnetwork configured on the serial link between Router1 and Router2 overlaps with the subnetwork assigned to Ethernet0 of Router3.
The subnetwork assigned to the Serial0 interface of Router1 is on a different subnetwork from the address for Serial0 of Router2.
The subnetwork assigned to Ethernet0 of Router2 overlaps with the subnetwork assigned to Ethernet0 of Router3.
10
The routers in the diagram use the subnet assignments shown. What is the most efficient route summary that can be configured on Router3 to advertise the internal networks to the cloud?
192.1.1.0/26 and 192.1.1.64/27
192.1.1.128/25
192.1.1.0/23 and 192.1.1.64/23
192.1.1.0/24
192.1.1.0/25
192.1.1.0/24 and 192.1.1.64/24
11
What is the purpose of the network command used in the configuration of the RIP routing protocol?
It specifies RIP v2 as the routing protocol.
It enables the use of VLSM.
It specifies the fastest path to the destination route.
It specifies which interfaces will exchange RIP routing updates.
It activates RIP for all routes that exist within the enterprise network.
12
Refer to the network shown. How will Router1 summarize and advertise the four networks attached to its Ethernet ports?
172.16.16.0/20
172.16.19.0/20
172.16.16.0/20 and 172.16.19.0/20
172.16.16.0/22
172.16.18.0/24
172.16.0.0/24
13
In the network shown in the graphic, three bits were borrowed from the host portion of a Class C address. How many valid host addresses will be unused on the three point-to-point links combined if VLSM is not used?
3
4
12
36
84
180
14
A Class C network address has been subnetted into eight subnetworks. Using VLSM, the last subnet will be divided into eight smaller subnetworks. What bit mask must be used to create eight smaller subnetworks, each having two usable host addresses?
/26
/27
/28
/29
/30
/31
15
A Class C address has been assigned for use in the network shown in the graphic. Using VLSM, which bit mask should be used to provide for the number of host addresses required on Router A, while wasting the fewest addresses?
/31
/30
/29
/28
/27
/26
16
Which of the following is considered a limitation of RIP v1?
RIP v1 does not send subnet mask information in its updates.
RIP v1 is not widely supported by networking hardware vendors.
RIP v1 consumes excessive bandwidth by multicasting routing updates using a Class D address.
RIP v1 requires enhanced router processors and extra RAM to function effectively.
RIP v1 does not support load balancing across equal-cost paths.
RIP v1 authentication is complicated and time-consuming to configure.
17
An additional subnet is required for a new Ethernet link between Router1 and Router2 as shown in the diagram. Which of the following subnet addresses can be configured in this network to provide a maximum of 14 useable addresses for this link while wasting the fewest addresses?
192.1.1.16/26
192.1.1.96/28
192.1.1.160/28
192.1.1.196/27
192.1.1.224/28
192.1.1.240/28
18
Which of the following problems does VLSM help to alleviate?
the shortage of IP addresses
the difficulty of assigning static IP addresses to hosts in large enterprises
the complexity of implementing advanced routing protocols such as OSPF and EIGRP
the shortage of network administrators qualified in the use of RIP v1 and IGRP
19
Which subnet mask is represented by the /21 notation?
255.255.224.0
255.255.248.0
255.255.252.0
255.255.240.0
20
What is the default network mask for a Class B address?
255.0.0.0
255.255.0.0
255.255.255.0
255.255.255.255
29 Januari 2008
kincir
Options
Disable
Get Free Snap Shots
Close
Snap Shares for charity
PAIJO
KINCIR AIR PAIJO-1
kincir rantai-1
Setelah sekian lama mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kincir air type roda ( kincir lintasan ), saya menemukan banyak kelemahan-kelemahan yang beberapa diantaranya adalah :
1. Jumlah air yang tumpah sebelum mencapai titik terbawah sewaktu kincir berputar cukup banyak. Akibatnya, ketinggian efektifnya berkurang banyak bahkan sampai 50 %. Hal itu disebabkan karena penempatan sudu yang tetap pada roda sehingga tidak dapat diatur saat penumpahan airnya.
2. Putaran poros kincir sangat lambat ( RPM rendah ), meskipun torsinya besar. Putaran poros juga cenderung menurun dengan bertambahnya diameter roda. Hal tersebut menimbulkan masalah ketika akan digunakan untuk memutar alat yang memerlukan putaran cukup tinggi seperti dinamo listrik. Untuk mengatasinya, biasanya digunakan gearbox ( mahal, kehilangan daya sedikit ) atau multiple puley atau multiple chain-gear ( relatih murah, kehilangan daya agak banyak )
3. Sulit dan mahal jika dibuat dengan diameter besar untuk air terjun yang tinggi. Selain itu juga menyita tempat yang luas baik dalam pemakaian apalagi dalam penyimpanan dan pengangkutan
4. Sulit untuk diproduksi secara masal karena sifatnya yang kurang fleksibel terutama dalam hal ukuran ( diameter ). Kincir dengan diameter tertentu hanya cocok untuk air terjun dengan ketinggian tertentu pula dan tidak cocok untuk ketinggian yang berbeda. Jika dipaksakan justru kurang efektif dan efisien dan bahkan mungkin tidak dapat bekerja sama sekali.
Untuk mengatasi masalah di atas, saya tidak mau terjebak dengan hanya berkutat pada pengembangan kincir air type roda yang menurut saya sudah mentok. Oleh karena itu, saya mencoba untuk mendesain kincir model lain ( type lintasan ) dengan memanfaatkan roda gigi dan rantai sepeda motor ( bekas ) untuk menggantikan fungsi roda.
Adapun langkah-langkah pembuatan kincir rantai adalah sebagai berikut ( lihat GAMBAR ) :
1. Bentuk dasar kincir terdiri atas delapan buah gir besar ( gbr no. 1 ) dan dua buah rantai panjang ( gbr no. 2 ). Setiap rantai melekat pada empat buah gir yang disusun berbentuk persegi panjang, memanjang dari atas ke bawah dengan ketinggian yang disesuaikan dengan tinggi air kerjun. Kemudian dua set gir-rantai yang bentuk dan ukurannya identik tadi dipasang sejajar.
2. Agar kedua set rantai panjang dapat berputar secara bersamaan ( sinkron ), maka perlu dibuat tambahan 2 gir kecil ( gbr no.7 ), 2 gir besar ( gbr no.8 ) dan 2 buah rantai pendek ( gbr no.4 ) sebagai penghubung kedua set gir-rantai terdahulu. Dua buah gir besar tersebut ( gbr no.8 ) masing-masing dipasang secara konsentris ( seporos ) dengan sebuah gir besar ( gbr no.1 kiri atas ) pada tiap-tiap set gir-rantai. Dua gir kecil sisanya ( gbr no.7 ) dipasang konsentris pada satu poros panjang sehingga masing-masing gir kecil tersebut sejajar dengan gir besar pasangannya di bawah ( gbr no.8 ). Pada poros panjang ini juga dapat dipasang gir besar ( gbr no.9 )atau puley yang dihubungkan dengan dinamo listrik atau alat lainnya. Setelah itu barulah dipasang rantai yang sama panjang ( gbr no.4 ) supaya sinkron. Cara sinkronisasi demikian perlu dilakukan untuk menghindari kehilangan tempat/ruang untuk bak air jika digunakan poros penghubung langsung antara dua buah gir besar yang saling berhadapan.
Catatan :
Sinkronisasi diperlukan jika tidak mungkin menghubungkan pasangan gir-gir besar ( gbr no.1 ) dengan poros panjang. Hal itu disebabkan penggunaan gir yang diameternya lebih kecil dari pada penampang bak air. Situasi seperti ini justru paling sering terjadi karena gir besar sepeda motor yang diameternya paling besar sekalipun masih terlalu keci dibandingkan penampang bak air yang diperlukan untuk kincir yang sebenarnya.
Jika menggunakan gir besar ( gbr no.1 ) yang diameternya lebih besar dari penampang bak air, maka sinkronisasi tidak diperlukan. Hal itu disebabkan tiap pasangan gir besar ( gbr no.1 ) dapat dihubungkan secara konsentris dengan menggunakan poros panjang tanpa menghalangi gerakan bak air ketika mencapai gir. Dengan cara tersebut, kedua set gir-rantai akan sinkron dengan sendirinya. Selain itu, juga terjadi penghematan jumlah gir, rantai, dan bearing. Penghematan bearing ini juga terjadi pada semua poros karena dengan memasang gir secara konsentris pada poros panjang berarti cukup menggunakan single bearing ( tidak perlu double bearing ) di tiap ujung poros.
3. Langkah selanjutnya adalah membuat sejumlah bak air ( gbr no.3 ). Besar-kecilnya bak air disesuaikan dengan debit air dan desain kecepatan kincir. Bak air ini dapat menggunakan ember besi atau kaleng besar atau dapat dibuat sendiri dari seng tebal, plat besi, maupun papan kayu. Yang penting bentuk, berat, dan daya tampungnya seragam supaya seimbang ketika dipasang. Pada masing-masing bak air ini dibuat cantolan dengan 2 lubang ( atas-bawah ) yang dilekatkan permanen pada satu mata rantai dengan menggunakan keling. Cantolan tersebut dipasang sedikit di atas titik berat ( central mass ) bak air ( diukur ketika bak air dalam keadaan penuh ). Dalam posisi itu, bak air akan stabil namun mudah diputar untuk menumpahkan airnya ketika telah mencapai gir bawah. Penumpahan air akan terjadi secara otomatis ketika bak telah mencapai gir bawah karena posisi bak air yang terus mengikuti arah rantai.
Alternatif lain pemasangan bak air :
Pada masing-masing bak air dipasang mekanisme poros putar sehingga dapat berputar bebas ketika terpasang pada rantai seperti sangkar penumpang pada kincir pasar malam. Poros ini dipasang sedikit di atasnya titik berat ( central mass ) bak air ketika sedang penuh maupun kosong. Posisi itu memungkinkan bak senantiasa selalu menghadap lurus ke atas namun mudah diputar ketika akan menumpahkan isinya. Hal itu bertujuan untuk mengurangi tumpahnya air sebelum waktunya dan memudahkan proses pengisian ketika bak kosong telah berada di bagiaan gir atas. Selain itu juga dipasang tuas penumpah yang berfungsi memutar bak dan menumpahkan air secara otomatis ketika bak telah mencapai gir bawah dan tuas tertahan oleh batang penumpah. Batang penumpah ini dipasang statis untuk menahan tuas dan kemudian memaksa bak air berputar menumpahkan isinya ketika telah mencapai gir bawah.
Kelebihan kincir rantai dibandingkan kincir roda adalah :
1. Jumlah air yang tumpah percuma sedikit sehingga tenaga air dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal
2. Putaran poros kincir ( RPM ) puluhan bahkan ratusan kali lebih cepat daripada kincir roda untuk ketinggian air terjun dan kecepatan linier yang sama. Kecepatan putar poros sudah tidak perlu banyak penyesuaian dengan alat/dinamo sehingga tidak diperlukan lagi gearbox yang mahal.
3. Dapat dibuat untuk ketinggian air terjun berapa saja sesuai keadaan dan keperluan dengan hanya menambah atau mengurangi panjang rantai tanpa mengubah bentuk dan ukuran bagian lainnya. Tentu saja jumlah bak air harus disesuaikan juga supaya jarak antara bak air seragam dan relatif rapat. Dalam hal menambah panjang rantai, perlu diperhitungkan kekuatan rantai dalam menahan beban beratnya bak beserta air dan rantainya sendiri untuk mengindari rantai putus atau cepat aus. Selain itu juga harus tersedia ruang yang cukup untuk berputar ketika bak air mencapai gir bawah.
4. Dapat diproduksi secara masal karena kincir rantai yang persis sama dapat digunakan untuk air terjun dengan ketinggian yang sangat bervariasi. Penyesuaian hanya diperlukan pada panjang rantai dan jumlah bak. Lebih praktis lagi jika rantai dan bak dibuat dan dijual dalam hitungan segmen ( misalnya tersedia 1, 2, 4, 8, dan 16 segmen ). Satu satuan segmen terdiri dari satu bak lengkap dengan poros, tuas penumpah, dan 2 rantai dengan jumlah ruas tertentu yang seragam. Panjang rantai tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga ketika dipasang sambung-menyambung menjadi untaian bak-bak yang rapi dan seimbang.
Disamping kelebihan, kincir rantai ini juga mempunyai kekurangan. Adapun kekurangannya antara lain :
1. Rantai dan gir akan terkena air dan terancam perkaratan sehingga cepat rusak. Hal itu dapat dikurangi dengan membuat poros bak yang lebih panjang agar jarak antara bak dan rantai cukup jauh. Rantai juga perlu dicat sebelum dipasang dan diberi pelumas ( grease ) secara rutin dan sering. Lebih baik lagi jika dipasang alat khusus untuk menghambat proses perkaratan yang bekerja secara elekro-kimia. Tentang cara kerja alat ini akan dibahas dalam tulisan tersendiri.
2. Bearing cepat rusak karena kemasukan air. Untuk mengatasi hal itu, dapat dilakukan dengan membuat dudukan bearing dari pipa yang dibuntu sebelah ujungnya dengan plat besi dan dilas. Kemudian dibuatkan seal dari karet tebal ( bisa ban bekas atau konveyor ) yang berbentuk seperti ring. Seal tersebut kemudian dipasang pada dudukan untuk menutupi bearing. Supaya kedap air, dapat diberi lem ( super glue atau epoxy ) antara seal dan dudukan bearing. Selain itu, lubang seal harus span dan agak menggigit poros. Supaya bearing dapat diberi pelumas tanpa membuka seal, maka perlu dibuatkan lubang / saluran pada dudukan bearing yang diberi penutup dari mur-baut yang dilas agar rapat tapi mudah dibuka-tutup.
3. Kurang cocok jika digunakan untuk menggerakkan penumbuk padi karena putaran poros yang cepat dengan torsi yang relatif kecil
4. Sulit dibuat untuk debit air yang cukup besar karena keterbatasan kekuatan rantai motor. Cara mengatasinya, dapat dibuat dengan rantai dan gir rangkap ( mudah ) atau dibuatkan rantai yang lebih besar ( tapi sulit ). Alternatif lain adalah menggunakan rantai talang yang banyak dijual di toko besi. Namun jika menggunakan rantai talang, perlu dibuat ’gir’ tersendiri yang cocok dengan bentuk dan ukuran rantai talang. Bentuk ’gir’ yang dapat digunakan adalah seperti ’gir’ yang digunakan pada kerekan rantai yang digerakkan dengan tangan yang banyak dijual di toko teknik dan toko perlengkapan mobil.
Kincir rantai ini barulah berupa ide dan sketsa dan belum pernah dibuat prototype-nya. Selain kincir rantai, saya juga telah membuat sketsa desain Kncir Roda Rantai yang memadukan konsep kincir rantai dan kincir roda. Salah satu kelebihan dari kincir desain baru tersebut adalah mempunyai dua poros keluaran dengan RPM dan torsi yang berbeda jauh sehingga dapat digunakan untuk keperluan yang lebih bervariasi tanpa perlu tambahan gearbox. Tentang Kincir Paijo-2 ( Kincir Roda Rantai ) tersebut, akan saya bahas dalam tulisan tersendiri. ( Paijo )
55 Komentar
1.
Paijo berkata,
Nopember 29, 2006 pada 7:45 am
Mohon maaf jika seluruh comment pada halaman ini terhapus secara tidak sengaja ketika ada gangguan koneksi internet di tempat saya.
Selain itu, saya juga berikan link ke gambar Kincir Air Paijo-1 ( yang bisa didownload dan dicetak ) sesuai janji saya sebelumnya. Terimakasih dan salam eksperimen.
2.
Teguh berkata,
Januari 6, 2007 pada 9:35 pm
Dari paparan kincir “Paijo 1″ rangka kincir sebesar apa ? saya bayangkan konstruksi rangka kincir sama dengan kincir dalam kurungan supaya tidak ambruk ketika menerima beban.?
Mas Paijo boleh nanya?, saya kesulitan menentukan menentukan ukuran capasitor untuk motor pompa dan exhaust , apa mas Paijo punya formulanya
Terima kasih
3.
Paijo berkata,
Januari 8, 2007 pada 2:34 am
@ Teguh
Rangka atau penyangga kincir dapat dibuat dari besi siku. Konstruksi dan ukuran besi siku hendaknya disesuaikan dengan beban. Dapat juga digunakan pipa besi yang tebal. Kayu juga bisa tapi kurang awet. Yang paling saya sarankan justru menggunakan beton bertulang, murah-kuat-tahan lama. Yang perlu diperhatikan adalah dudukan bearing musti terikat kuat dan stabil pada rangka, namun mudah di buka ketika akan diperbaiki atau diganti.
Rupanya anda menggunakan motor induksi ( brushless ), yang memang harus menggunakan kapasitor. Tentang ukuran kapasitor, saya tidak punya formulanya. Selama ini saya menggunakan cara coba-coba, tapi hati-hati sebab resikonya motor bisa rusak karena panas. Cara mencoba yang paling aman yaitu dengan memasang kapasitor yang paling besar kapasitasnya dulu, amati beberapa menit. Setelah itu, coba dengan yang lebih kecil dan amati beberapa menit. Yang memberikan suara putaran paling halus dan paling cepat, itulah yang paling cocok. Selain itu, motor juga tidak cepat panas. Secara umum sih, semakin besar kapasitas dari kapasitor hasilnya semakin baik dan suara motornya biasanya makin halus dan tidak cepat panas. Selamat mencoba.
4.
Irwan berkata,
Januari 15, 2007 pada 8:39 am
Salam Kenal.
Ternyata di blog ada juga orang yang kereatif dan banyak ide.
Saya juga sebenarnya ada beberapa ide untuk membuat sesuatu tapi terkadang terbentur pada bahan baku dan hal2 lain yg saya belum bisa memecahkannaya. Disini saya berharap mungkin anda dapat menolong saya untuk memecahkannya.
Nanti Insya Allah saya akan tulis beberapa rencana eksperimen saya.
Harapan saya anda bisa mengkoreksi dan mungkin mengaplikasikannya (dana saya terbatas).
5.
Paijo berkata,
Januari 16, 2007 pada 4:15 am
@ Irwan
Salam kenal juga dari saya. Saya tunggu ide-ide anda. Masalah memang akan selalu ada tapi solusinya juga selalu ada jika kita mau berusaha. Jika kita punya komitmen dan motivasi kuat, apapun pasti akan dapat kita capai. Terimakasih dan salam eksperimen.
6.
Apik berkata,
Januari 17, 2007 pada 10:19 am
Salam kenal Pak Paijo,
Ide & disain kincirnya bagus sekali.
Mau tanya juga nih. Apa Bapak pernah bereksperimen kalau kincirnya berputar mendatar seperti gasing bambu? Bak-bak air disusun mengelilingi poros seperti pada tangga putar/ulir sekrup. Sumber air tidak jatuh dari atas tapi dialirkan melalui beberapa pipa sejajar dengan kemiringan ulir, mengenai bak-bak air yang mengelilingi sepanjang poros vertikal. Baknya dipasang miring dan menghadap langsung ke arah datangnya air dari pipa. Bisa kebayang gak ya, dan kira-kira apa bisa berputar cukup kencang?
Terima kasih.
7.
Paijo berkata,
Januari 18, 2007 pada 1:18 am
@ Apik
Salam kenal juga dari saya dan terimakasih atas apresiasi anda.
Kalau kincir dibuat poros vertikal seperti itu tidak akan bisa berputar karena berputarnya kincir adalah akibat gaya berat air yang mendorong bak kebawah bukan kecepatan air yang jatuh. Jadi supaya berputar, arah gerakan bak musti sama dengan arah gaya berat yang mendorongnya.
Yang dapat dibuat dalam posisi seperti yang anda bayangkan adalah turbin dan propeler yang relatif bebas diposisikan sesuka hati karena bergerak berdasarkan momentum / kecepatan air dari pipa pesat ( kecepatan tinggi ), bukan gaya berat secara langsung seperti kincir.
Secara prinsip, ada perbedaan besar antara kincir dengan turbin jika digunakan pada debit air dan ketinggian yang sama. Kincir memanfaatkan gaya berat air dan menghasilkan putaran poros dengan kecepatan rendah tapi torsinya ( kekuatan putar ) besar. Sedangkan turbin memanfaatkan kecepatan air dan menghasilkan putaran poros dengan kecepatan tinggi tapi torsinya kecil. Karena adanya perbedaan karakteristik tersebut dan juga masalah keterbatasan teknis lainnya dari keduanya, maka perlu survey dan kajian sebelum menentukan pilihan. Tujuan penggunaan juga menjadi faktor penentu. Hal itu untuk memastikan bahwa proyek akan layak secara teknis maupun ekonomis.
Terimakasih dan salam eksperimen.
8.
Mulyadi berkata,
Januari 31, 2007 pada 3:43 am
Dh pak Paijo,
Salam kenal sebelumnya. Saya sangat tertarik dengan design dan kreasinya.
kami pernah mencoba membuat turbine sederhana dengan tenaga dari sumur panasbumi yang tidak ekonomis. Turbine tsb telah dikoneksikan dengan generator, tetapi karena kami bukan engeneering, maka sewaktu uap dihembuskan ke turbin tsb, rotasinnya tidak konstant.
Dapatkah Pak Paijo memberikan ulasan bagaimana cara membuat rotasi generator bergerak konstant.
Pada saat itu kami hanya bermain dengan buka/tutup valve, sehingga pada saat tidak dijaga, ….. tejadi overspeed, dan rontoklah belt yang menghubungkan turbin ke generator.
Terima kasih sebelumnya.
Mulyadi
9.
Paijo berkata,
Januari 31, 2007 pada 7:58 am
@ Mulyadi
Salam kenal juga dari saya, dan terimakasih atas apresiasi anda. Saya ini juga hanya seorang eksperimenter bonek yang tidak pernah mengecap pendidikan enginering tingkat apapun. Semua pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan rekayasa dan mesin saya pelajari sendiri secara otodidak baik dari buku-buku, internet, dan juga teman-teman di lingkungan saya tinggal dan bekerja. Terus terang, saya belum pernah mendesain atau membuat alat yang berkaitan dengan turbun uap tapi saya akan mencoba mendesainnya khusus untuk anda. Untuk itu, sebaiknya anda menginformasikan beberapa data yang saya perlukan supaya saya memiliki gambaran yang relatif lengkap situasi yang anda hadapi. Data tersebut antara lain : jenis turbin, ukuran fisik turbin, temperatur uap, tekanan uap, kecepatan putar turbin, daya generator, kecepatan generator, dll. Yang sangat penting juga adalah jenis atau model valve atau keran uap yang digunakan dan cara mengatur bukaannya. Lebih baik lagi jika dilengkapi foto beserta keterangan seperlunya bagian demi bagian ( yang utama saja ).
Dari masalah yang anda sampaikan, tampaknya anda memerlukan STABILISATOR TURBIN UAP. Stabilisator tersebut diperlukan karena tiga kemungkinan yaitu :
1. Tekanan uap dari sumber berfluktuasi sedangkan beban relatif konstan ( tetap ). Jika tekanan naik, putaran trrbin cenderung lebih cepat. Sedangkan jika tekanan turun, putaran turbin cenderung melambat.
2. Beban kerja yang berfluktuasi sedangkan tekanan uap relatif konstan. Jika pemakaian listrik banyak, beban menjadi berat dan turbin cenderung melambat. Sebaliknya jika pemakaian listrik sedikit, beban menjadi ringan dan turbin cenderung lebih cepat.
3. Tekanan uap maupun beban kerja berfluktuasi. Ini merupakan kombinasi masalah yang cukup rumit.
Dari ketika keadaan tersebut diatas, saya juga perlu informasi keadaan mana yang paling mendekati keadaan di lokasi anda. Informasi itu penting untuk menentukan pilihan teknologi yang cocok diterapkan.
Cara kerja stabilisator yang akan saya desain, pada prinsipnya menyeimbangkan antara beban keja dengan jumlah uap yang masuk ke turbin. Jika beban bertambah, maka otomatis jumlah uap yang masuk bertambah. Demikian juga jika beban berkurang, maka otomatis jumlah uap yang masuk juga berkurang. Supaya mudah pembuatan maupun pengaplikasiannya, saya akan menggunakan desain yang full mekanik. Sederhana, murah dan handal, meskipun presisinya kurang bagus. Tapi untuk pembangkit listrik yang tidak terlalu kompleks, sudah cukup efektif.
Untuk mendesainnya, saya perlu waktu sekitar 2-3 minggu ( maklum sambilan ). Namun karena saya masih punya hutang 3 artikel ( desain juga ) yang telah dipesan oleh pengunjung lain dan masing-masing perlu sekitar 1-2 minggu, maka saya perkirakan paling cepat pertengahan Maret baru bisa saya kerjakan. Namun demikian, tidak selalu yang pesan belakangan saya kerjakan belakangan juga. Ada kemungkinan juga saya dahulukan artikel pesanan anda tergantung datangnya ide dan mood. Untuk pengiriman gambar atau foto ( jika ada ), dapat dikirim ke e-mail saya ( mr_paijo_paidin@yahoo.co.id ).
Terimakasih dan salam eksperimen.
10.
arya berkata,
Februari 1, 2007 pada 2:34 am
saya lagi mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikro hidro tapi saya mengalami kendala dalam masalah turbin. Turbin yang ingin saya gunakan dari kayu dengan diameter 2M adapun terjunan air yang ada cuma 2M & debit air yang ada 150 lt/dtk. Tolong carikan info atau literatur yang bisa saya gunakan….Makasih untuk infonya & ide2nya. Semoga yang kita kembangkan dapat berguna bagi masyarakat….
11.
Ribut Mulyadi berkata,
Februari 1, 2007 pada 6:17 am
Yth pak Paijo,
Thank for your immediate response.
Karakteristik uap panasbumi adalah temperatur 180-200 C, tekanan uap 5-12 bar, kecepatan alir uap 5-8 ton/jam, berpotensi untuk menegendapkan kabonat/silika pada tekanan udara luar ( atmosfir).
Rencana kami, generator end (dynamo) akan kami beli/ambil dari generator end bekas atau baru (kapasitas kecil dahulu), misal : 3kVA, 220/110V, 50-60Hz, 1500rpm.
Tubin yang kami design berupa beberapa (10-20) lempengan (disc) berjajar dengan jarak 0.5 mm yang menempel pada poros turbin. Atau model jet-nozzle yang prinsip pemutannya seperti pada sprinkle penyiran rumput/tanaman.
Yang sampai saat ini yang kami belum mengetahui adalah bagaimana membuat kecepatan alir uap sama dengan kecepatan generator dan konstan.
Ma’ kasih pak Paijo.
regard,
Mulyadi
12.
Paijo berkata,
Februari 7, 2007 pada 12:41 am
@ Arya
Mungkin yang anda maksud adalah kincir, bukan turbin. Untuk literatur, anda dapat mencari dengan google menggunakan kata kunci KINCIR AIR. Untuk ketinggian air terjun 2 meter dan debit 150 liter perdetik, potensi listrik yang dihasilkan adalah 3000 watt. Namun karena adanya kehilangan daya dalam proses konversi, maka sudah cukup bagus jika bisa menghasilkan 1000-2000 watt tergantung teknologi yang digunakan.
@ Ribut Mulyadi
Konsep dasar dari alat yang anda perlukan, dapat anda baca pada posting STABILISATOR TURBIN UAP ( bag-1 ).
Terimakasih dan salam eksperimen.
13.
hary berkata,
Maret 16, 2007 pada 9:37 am
saya juga sedang mengembangkan PLTMH, selama eksperimen baru menggunakan kincir roda. saya hanya bisa mjenangkap sedikit dari gambaran mas paijo?kalo boleh saya dikirim gambar ato foto model turbin dan perlengkapan lainya lewat e-mail. terimakasih
14.
Paijo berkata,
Maret 16, 2007 pada 11:10 am
@ Hary
Gambar di atas dapat dilihat dengan jelas seperti aslinya jika anda download ke harddisk. Soal foto dari modelnya, saya belum memilikinya. Terimakasih dan salam eksperimen.
15.
hary berkata,
Maret 17, 2007 pada 10:47 am
matur thank you boss…saya dah pelajari dirumah..kalo boleh tau, rumahnya bos paijo dimana?saya ni eksperimenter anyaran aliar new. jadi masih miskin ilmu sebagai lulusan SMA, dan juga miskin dana tapi tetep semangat..
saya memiliki rekan eksperimen tapi dah mo lulus sarjana pendidikan, dan mungkin bakal sulit jumpa darat..
ide pertama saya dari angan membut pembangkit listrik dengan bandul yang berayun kanan-kiri tanpa henti..gerak ayunan saya ubah menjadi gerak melingkar yang memutar dinamo.
ide itu belum saya laksanakan, karena menurut ide saya bandul tersebut tidak mapu mempertahankan gayanya dan akan berhenti di tengah..
saya berpikir bandul apa yang bisa bergerak terus, dan berapa besarnya untuk menghasilkan daya sampe beratus-ratus watt.
bagemana pendapatnya boss..
16.
hary berkata,
Maret 17, 2007 pada 11:04 am
alkisah ide itu buntu karena saya terbaring sakit, dan harus belajar berjalan kaya baby..karena tabrakan dan kaki saya patah..tapi alhamdulillah sekarang saged mlampah..
kemudian saya bertemu dengan rekan yang juga kakak kelas saya SMA yang mau buat ekperimen untuk TA, dan idenya malah jadi PLTMH..
saya mulai merancang alat, buat dieksperimenkan di pegunungan daerah purworejo..
awalnya membuat turbin roda dari plat alumunium yang dibentuk mangkok, kemudian dipasang di pelek sepeda dengan dinamo yang kecil muter dan hasilnya minim banget. setelah ganti dinamo yang lumayan gede, ternyata ga kuat muter.(catatan: saya menggunakan tranmisi puli untuk menghubungkan turbin dengan dinamo)
karena ga muter, saya ganti sudu mangkoknya dengan yang lebih besar juga. dengan dua pelek dan sudunya saya pasang di tengah dua pelek itu. sekarang muter…tapi masih kurang cepet muter sampe dinamo RPMnya baru sekitar 150, hasilnya baru sekitar 35 V, 1,5 mA. kecil….. banget…
padahal saya peke dinamo bekas truk yang di ujikan hasilnya sampe +150V.
saya masih ingin mencoba yang ini dulu, solusinya untuk ekserimen saya ini gimana boss?supaya hasilnya bisa lebih besar menurut beberapa orang, saya harus merubah kincir..gampangnya nyoba-nyoba.
mohon bantuan ilmunya.
matur nuwun ‘n salam ekperimen
hary
17.
hary berkata,
Maret 17, 2007 pada 11:22 am
waah………………..ternyata tinggal di sulawesi pedalaman… maap baru tau, saya baru bergabung..saya pikir rumahnya deket2 purworejo. jadi bisa ketemu..
18.
Paijo berkata,
Maret 20, 2007 pada 9:27 am
@ Hary
Persis yang anda katakan, bandul pasti akan berhenti di tengah. Jika mengharapkan bandul berayun terus tanpa tambahan tenaga dari luar berati STIKA ABADI juga yang tidak mungkin untuk dibuat.
Tentang PLTMH, musti dihitung dulu berapa potensi energi air terjun yang ada. Cara menghitungnya sederhana, potensi daya ( watt ) = 10 x debit ( liter /detik ) x ketinggian ( meter ). Dari potensi daya tersebut, tidak mungkin seluruhnya dikonversi menjadi listrik tetapi ada sebagian yang hilang karena gesekan, kebocoran, dll. Untuk PLTMH sederhana, sudah cukup bagus jika efisiensinya mencapai 50-60 %. Kalau sudah tahu besarnya potensi energi, baru kemudian dibuat desain kincir/turbin dan rangkaian generatornya. Daya generator musti lebih kecil daripada potensi daya karena ada tenaga yang hilang seperti tersebut diatas. Supaya kincir bisa memutar generator, maka daya kincir musti lebih besar daripada daya generator. Yang sering menjadi masalah adalah adanya perbedaan kecepatan putar kincir dan kecepatan putar generator. Pada umumnya, putaran kincir lebih lambat daripada putaran generator. Untuk mengatasi masalah itu, diperlukan alat multiplikator putaran yang telah saya bahas sedikit pada artikel saya yang berjuduL PENGHUBUNG MESIN DENGAN GENERATOR.
Saya sudah hampir 15 tahun tinggal di Sulawesi dan saya berasal dari daerah Magelang bagian timur dekat Gunung Merbabu-Merapi.
Terimakasih dan salam eksperimen.
19.
ahmad berkata,
Maret 26, 2007 pada 5:01 pm
aku Ahmad di Lampung
mas paijo, di daerah saya ada kolam berundak-undak yang debit airnya lumayan (gak kering walau musim kemarau), saya berencana ingin membuat PLTMH mini yang punya kapasitas 500VA, yang ingin saya tanyakan, dinamo dan jenis kincir apa yang bisa saya gunakan serta apa saja peralatan pendukung lainnya? berikut gambaran instalasinya mas. saya mungkin bisa gunakan pipa 5 inch untuk mengarahkan air ke kincir. bisa gak mas saya hasilkan listrik seperti PLN yang mempunyai tegangan 220 V, frekuensi 60 Hz?
matur nuwon banget mas atas perhatiannya.
20.
Paijo berkata,
Maret 27, 2007 pada 11:15 am
@ Ahmad
Sepertinya anda yakin betul bahwa potensi tenaga air yang akan anda pakai mampu menggerakkan generator 500 VA. Untuk memastikannya, anda bisa mengukur dulu debit air ( liter pertdetik ) dan ketinggian terjunan ( meter ). Untuk menghitung potensi dayanya, dapat digunakan rumus sederhana daya ( Watt ) = 10 x debit ( liter perdetik ) x ketinggian ( meter ). Untuk dapat memutar generator 500 VA diperlukan potensi daya lebih besar daripada 500 VA. Realnya bisa 600 - 800 Watt tergantung dari pilihan teknologi konversi yang digunakan. Jika menggunakan turbin, mungkin hanya perlu sekitar 600 Watt. Namun jika menggunakan kincir, bisa memerlukan 800 watt karena efisiensi kincir lebih rendah daripada turbin.
Soal jenis generator ( dinamo ), saya sarankan memilih yang bekerja pada putaran ( RPM ) rendah. Mengenai jenis kincir yang cocok, itu tergantung dari berapa debit air dan ketinggian terjunan. Jika debit air besar dengan ketinggian rendah, mungkin cocok menggunakan kincir roda yang memanjang. Jika debit air kecil dengan terjunan tinggi, mungkin lebih cocok menggunakan kincir rantai. Jika debit air besar dengan terjunan tinggi, mungkin lebih cocok menggunakan turbin.
Peralatan lain yang diperlukan adalah sistim multiplikasi putaran untuk menyesuaikan RPM kincir dengan RPM dinamo jika RPM kincir lebih rendah daripada RPM dinamo. Tentang hal itu sudah saya bahas pada artikel saya sebelumnya ( PENGHUBUNG MESIN DENGAN GENERATOR ). Kalau listriknya mau bagus ( 220 volt 60 Hz ) juga diperlukan stabilisator putaran turbin. Cara kerjanya stabilisator turbin air adalah mengatur suplay air ke turbin secara otomatis sehingga selalu sesuai kebutuhan beban. Jika turbin berputar terlalu cepat maka suplay air akan berkurang, dan jika turbin berputar terlalu lambat maka suplay air akan bertambah.
Untuk mengalirkan air ke kincir bisa menggunakan sistem kanal maupun pipa. Luas penampang kanal atau pipa musti disesuaikan dengan debit air dan selisih ketinggian kedua ujung kanal atau pipa. Semakin besar debit air, maka semakin besar pula kanal atau pipa yang diperlukan. Semakin rendah selisih ketinggian kedua ujungnya juga diperlukan kanal atau pipa yang semakin besar.
Terimakasih dan salam eksperimen.
21.
Rizal berkata,
April 20, 2007 pada 10:52 am
Salam Kenal Mas….
saya mau tanya neh mas, saya mau merancang sebuah PLTA tetapi hanya untuk kalangan sendiri atau dengan menggunakan air sumur. hanya untuk menghasilkan sekitar 450 watt. apa bisa saya menggunakan air sumur ?? kalau saya perhatikan cara kerjanya hampir sama dengan kincir mas paijo. karna disini fungsi kincir hanya untuk membuat putaran di poros kan yg berfungsi untuk menghasilkan listrik ?
22.
Rizal berkata,
April 20, 2007 pada 10:56 am
Salam Kenal Mas….
Saya mau tanya neh mas, saya mau merancang sebuah PLTA tetapi hanya untuk kalangan sendiri atau dengan menggunakan air sumur. hanya untuk menghasilkan sekitar 450 watt. apa bisa saya menggunakan air sumur ?? kalau saya perhatikan cara kerjanya hampir sama dengan kincir mas paijo. karna disini fungsi kincir hanya untuk membuat putaran di poros kan yg berfungsi untuk menghasilkan listrik ?
Tolong mas jelaskan dari mana saya bisa mengambil api dan massa untuk menghasilkan arus listrik. Karena saya memang tidak ada dasar elektronik atau listrik sama sekali sewaktu sekolah dulu.
kalau dapat tolong mas kasih penjelasan yang detail ke saya ya, cukup lewat email aja mas, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak mas…
Wassalam
RIzal
23.
aninda.f berkata,
Mei 8, 2007 pada 11:24 pm
maaf numpang tanya. saya anak kelas 2 smp. dan kebetulan saya terpilih menjadi wakil dari sekolah saya untuk mengikuti lomba karya ilmiah remaja se-provinsi. judul yang akan saya gunakan adalah penggunaan kepingan cd bekas sebagai sumber tenaga listrik. mahasiswa ITB-lah yang pertama kali menemukan penemuan ini. karena saya amat tertarik, maka saya mengangkat judul ini sebagai tema pembahasan saya pada perlombaan kali ini.
hal ini bisa dibilang merupakan suatu penemuan baru. dan itu akan menjadi nilai plus dalam pembahasan saya nanti. tapi masalahnya, judul tersebut saya temukan di internet. dan kebetulan di situs tersebut tidak dijelaskan bagaimana rinciannya. itu yang masih membuat saya bingung.
pada situs tersebut, dijelaskan bahwa adanya pengaruh dari efek termokopel-lah yang menyebabkan adanya aliran listrik. tapi pengetahuan saya mengenai termokopel masih sangat cetek. dan saya-pun masih bingung dengan sistem kerja yang dilalui sampai akhirnya sebuah kepingan cd bisa menghasilkan listrik.
apabila ada yang mengetahuinya, saya memohon dengan amat sangat mengenai infonya agar saya dapat mengetahui lebih jauh mengenai sistem kerja dari kepingan cd tersebut yang menggunakan efek termokopel. oh iya, hampir lupa. saya merasa tertarik dengan topik mengenai lumpur panas lapindo yang katanya bisa menghasilkan listrik. bisa minta di jelasin nggak tentang topik itu? atau mungkin ada yang mau ngasih masukan tentang judul lain yang tidak kalah menarik, tapi lebih mudah bagi saya untuk mencari infonya? silahkan saja, bisa dikirim langsung ke alamat email saya: coemagwygpoeny@yahoo.com sekali lagi saya mohon bantuannya.terima kasih banyak.
24.
dani berkata,
Mei 25, 2007 pada 2:57 am
halo…. mas
kincir angin sebuah pergerakan ,untuk itu apakah bisa diketahui bila kecepatan kincir air,bisa berubah dengan terkena kecepatan angin akan bisa berubah kecepatannya
bantu saya mas….!
beserta rumusnya
25.
Ayub berkata,
Mei 28, 2007 pada 7:43 pm
Hallo mas…..
Saya punya baling-baling atau blade yang digerakkan oleh gearbox dengan energy 22 kW menghasilkan putaran 1470 rpm, tentunya putaran ini tergolong kencang untuk menghasilkan energy. Bagaimana jika dari putaran blade tersebut akan saya konversi menjadi tenaga listrik dengan menggunakan dinamo 15 kVa untuk menggerakkan alat lain dengan energy 7,5 kW ? Kira2 berapa kW energy yang akan saya dapatkan ? Bagaimana dengan putaran blade tersebut, apa putaran akan terhambat ?
Tolong jawab email saja mas, karena saya perlu buaaaanget. Trim’s dan salam kenal.
26.
Acil berkata,
Juni 22, 2007 pada 10:33 am
Salam kenal mas,
mas saya mau tugas akhir (TA) tentang mikro hidro bisa bantu kirimi data yang mas punya atau mas ketahui terutama macam-macam tipe turbin untuk mikro hidro semua tolong mas. thank.
kincir mas tu termasuk plta atau pltmh?
27.
WANTO berkata,
Juni 23, 2007 pada 10:45 pm
Pak Paijo,
Bapak punya tutorial ataupun artikel yang memuat cara dan standard yang benar untuk membuat sebuah dinamo/generator.
Mulai dari dimensi/ukuran dari magnet, rotor, dll komponen2 lain yang saya blum mengerti, sampai jumlah lilitan, dll, juga besar keluaran tegangan dan arusnya.
Mungkin itu dulu untuk saat ini.
Mohon tanggapan dan komentar dari bapak.
Terima kasih.
Wanto
28.
Miftahul ulum berkata,
Juli 3, 2007 pada 8:46 pm
Bisakah saya mempelajari membuat kincir yang telah dibuat oleh para penemu.
29.
Miftahul ulum (MeNgEtAhUi) berkata,
Juli 3, 2007 pada 9:10 pm
Sudah lama saya menelusuri tentang KINCIR AIR PAIJO.
Karena saya ingin mengembangkan diri saya sendiri. Sayapun ingat masalalu beberapa Pedesaan yang belum terpasang listrik disitulah saya berpikir bagagaimana saya mengembangkan hidup saya agar bisa membantu pedesaanitu.
Karena dipedesaan itu adasatu tempat yang posisinya bisa dimanpaatkan, jadi saya ingin memanpaatkan tempat itu untuk membangun kincir.Di tempat itupun sudah turpasang 2bendungan beton mungkin bisa untuk memasang baling2 cukup besar.
Saya mohon kepada para penemu/yang mengerti cara membuat kincir dan mengetahui bahan yang akan diperlukan untuk membuat kincir.
30.
alsa berkata,
Juli 26, 2007 pada 2:12 pm
Gunakan pengalaman orang lain. teknologi turbin sudah maju dan effisien . Belajar dulu baru inovasi. desain anda konyol. turbin yang terbukti mudah, murah efisien contuhnya adalah turbin cross flow. atau kalau mau yang paling sederhana adalah water whell . bisa juga propeler.
31.
Trwy berkata,
Agustus 19, 2007 pada 1:48 pm
Paijo, Bwt yang lebih detail Lagi….hmmm n bwt eksperimen yang banyak lg y….
32.
Seno berkata,
Agustus 19, 2007 pada 9:58 pm
Mas paijo, Maju…. terus …. jangan lekas menyerah……..
Terus terang saya juga sudah lama membuat eksperimen kaya mas paijo tetapi baru kali ini saya menemukan situs ini yang membahas diskusi tentang Turbin Air (Water Wheel).
Saya sangat tertarik dengan diskusi ini, memang sudah banyak artikel yang saya dapat dari internet. dan selama ini saya mengotak-atik eksperimen saya sendir tanpa ada yang membimbing saya. memang sudah banyak modal yang saya keluarkan… untuk melakukan eksperimen tersebut walaupun saya sering menuai kegagalan….
tepi entah kenapa hati saya sering timbul inspirasi baru untuk merubah rancangan eksperimen saya…maksud saya timbul inspirasi baru untuk memperbaiki kekurangan dari eksperimen kegagalan tersebut…
Mas paijo kalo boleh saya tahu bagaimana cara memperoleh dana untuk eksperimen… selama ini mas paijo memperoleh dana eksperimen darimana mas apakah dari luar atau dari kocek mas paijo sendiri?
Mas Paijo Kalau boleh Tahu Mas Paijo tinggal dimana Mas…
kabari saya di senocipta74@yahoo.com
Maju Terus IndonesiaKu
SENO
33.
dodo berkata,
Agustus 20, 2007 pada 5:59 pm
Keren Mas,
Kapan-kapan saya mo nyumbang ide aja tapi maaf saya bukan org teknik jadi sering mentok di itung-itungannya. Tapi seneng bgt mikir teknologi sederhana utk memudahkan kerja di desa.
Salam
dodo
34.
hary berkata,
Agustus 21, 2007 pada 11:03 am
Assalamu’alaikum kang Paijo.
lama saya tidak mengunjungi blogg ini karena konsen dilapangan, masih penelitian yang lalu tentang PLTMH. setelah kurang berhasil di Purworejo, saya melanjutkan ditanah kelahiran saya Kebumen. dengan turbin model Crossflow dan juga nyoba Pelton ternyata efisiensi masih sangat rendah. semua hal sudah saya perhitungkan sebelumnya, dan perencanaan yang lebih matang.saya mengakui kurang studi lapangan yang sudah menggunakan teknologi PLTMH.
saya masih bersemangat menekuni atau bekerja didunia eksperimen, walaupun basic pendidikan saya ilmu keguruan. bila kang Paijo berkenan, mohon saya diberi saran!
35.
Paijo berkata,
Agustus 24, 2007 pada 1:45 pm
@ Rizal
Air dari sumur tidak bisa untuk memutar turbin karena letak air sumur lebih rendah dari permukaan tanah. Untuk dapat memutar turbin, air harus dijatuhkan atau diluncurkan dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Supaya menghasilkan listrik, tidak diperlukan dan massa tapi diperlukan generator/dinamo yang diputar oleh poros kincir atau poros turbin.
@ Aninda
Saya minta maaf karen terlambat merespon berhubung kesibukan saya yang sangat padat pada beberapa bulan terakhir ini. Tentang termokopel dan termoelektrik, saya tidak ahli dalam bidang itu karena latar belakang saya bukan fisika. Kalau tentang kemungkinan lumpur lapindo bisa menghasilkan listrik, itu sangat mungkin. Saya pernah mendiskusikannya dengan teman-teman saya di blok ( http://energi.wordpress.com/ ).
@ Dani
Saya agak sulit memahami pertanyaan anda. Yang anda tanyakan kincir air atau kincir angin ataukah memang kincir air yang terkena angin. Karena itu adalah pergerakan, maka jelas akan terperngaruh kecepatannya. Namun untuk menghitungnya, saya tidak ahli dalam hal itu.
Bersambung ….
36.
ALIEF berkata,
Agustus 24, 2007 pada 6:17 pm
Salam Experiment Pak…
Bisa minta tolong beri contoh mesin gerak abadi yang menggunakan energi bebas magnet tidak Pak?
Terimakasih.
37.
Tia Inayatillah berkata,
Agustus 27, 2007 pada 10:07 pm
Begini, saya itu salahsatu murid SMU yang ingin mengembangkan teknik seperti kincir air dan sebagainya. cuman, saya ingin kincir air yang sederhana. apakah anda bisa memberitahukan saya bagaimana caranya. terimakasih. ditunggu sekali jawabannya.
38.
Paijo berkata,
Agustus 29, 2007 pada 1:47 pm
@ Alief
Mesin gerak abadi itu tidak ada dan tidak mungkin dibuat pak. Termasuk yang dibilang orang menggunakan energi magnet yang gratis ( free = gratis ). Itu semua adalah akal-akalannya David Lee dkk yang berhasil menipu sekirar sejuta orang dan berhasil mengumpulkan uang jutaan dollar.
@ Tia Inayatillah
Kincir yang sederhana dapat berupa sebuah roda yang diberi sudu. Posisi sudu-sudu tersebut dibuat miring supaya dapat menampung air. Untuk mencari gambar dari kincir tersebut, dapat dicari dengan google dengan kata kunci KINCIR AIR. Dapat juga dicari di Wikipedia.
Terimakasih dan salam eksperimen.
39.
Yayo berkata,
September 5, 2007 pada 10:24 am
salam…
saya mau nanya nih, saya mencoba membuat kincir air yang dibuat dari bahan plat seng. akhirnya jadi kincir. untuk menyalurkan air saya gunakan pipa paralon. tapi saya punya masalah, pipa yang saya gunakan mengempis waktu menyaluirkan air. sebabnya kira-kira apa? apa karena faktor pipa yang tipis. tekanan dalam pipa dengan udara luar besar mana? kalo besar dalam pipa, kenapa pipa malah mengempis? ato juga karena arus air dalam pipa yang memuitar sehingga menarik semua yang ada didekatnya termasuk pipa?
sebagai gambaran tambahan: kemiringan pipa sekitar 45 derajat dan saya menggunakan pipa pendatar keatas 1 buah.
saya bingung mas Paijo dengan fenomena ini karena terbatasnya ilmu dan pengalaman, mohon solusinya?
terimakasih buanget sebeliumnya
40.
Paijo berkata,
September 5, 2007 pada 10:53 am
@ Yayo
Kempisnya pipa diakibatkan oeh kecepatan aliran air yang cukup tinggi. Semakin tinggi kecepatan air, maka tekanannya akan semakin turun dan pipa akan semakin kempes. Untuk mencegah atau mengurangi kempesnya pipa seperti itu, dapat dilkukan tiga hal yaitu :
1. Gunakan pipa yang ukurannya ( diameternya ) bebeda-beda dari atas ke bawah. Di bagian atas digunakan pipa yang besar dan semakin ke bawah semakin kecil.
2. Gunakan pipa yang tebal terutama untuk bagian tengah ke bawah.
3. Dibuatkan saluran udara berupa sambungan T ke atas untuk menyeimbangkan tekanan di dalam dan di luar pipa. Jarak antar saluran udara kira-kira 10-15 meter vertikal. Yang nomor 3 ini dilakukan jika telah dilakukan nomor 1 dan 2 tapi masih kempes juga.
Terimakasih dan salam eksperimen.
41.
Lily berkata,
September 13, 2007 pada 10:05 am
Mas Paijo,, bantuin gw dunk…
Tlg rancangin design alat GLB/GLBB/Gerak Melingkar/Gerak Parabola…
Pliiiiiiz mas… Ney tugas fisika.. Yg simple” aja deh..
42.
Paijo berkata,
September 14, 2007 pada 11:52 am
@ Lily
Waduh, yang diminta kok banyak sekali. Bingung saya karena pesaman yang sudah lama saja masih belum kebagian waktu. Untuk GLB dan GLBB, bikin saja ticker timer seperti yang dijual di toko alat lab. Konstruksinay sederhana dan bahannya juga murah, cuman dua buah magnet pintu ( bisa dibeli di toko besi ), sebuah kumparan ( bisa dibuat dari trafo adaptor yang dicabuti inti besinya ), dan sebuah gergaji besi ( bisa bekas atau dibeli di toko besi ). Untuk ticker-nya,bisa dibunakan ball point yang dipasang statis. Jalur untuk pita dibuat menggunakan kawat atau paku yang dibengkokkan.
Untuk gerak melingkar, itu susah untuk membuatnya. Kalau untuk gerak parabola, bisa dibuat dengan memanfaatkan jarum suntik ( atau jarum infus ), selang kecil ( dihubungkan ke kran air ), dan kertas milimeter ( milimeter block ). Prinsipnya adalah bahwa air yang memancar keluar dari jarum tsb akan mengikuti gerak parabola. Untuk memperlihatkan hubungan antaran jarak vertikal ( y ) dan jarak horizontal ( x ), maka kertas milimeter ( sebaiknya dilaminating atau dilapisi plastik supaya tidak basah ) yang sudah diberi sumbu ( X dan Y ) dan skala dipasang pada papan/triplek. Triplek tsb perlu dibuatkan alas/kaki/statip supaya bisa berdiri di atas lantai/meja. Pada perpotongan sumbu X dan Y, dibuat seubah poros untuk menempatkan jarum tadi sehingga sudut elevasi jarum bisa diubah-ubah. Supaya lebih afdol, perlu juga dipasang busur derajat untuk mengukur elevasi jarum. Kalau dibuat dalam skala yang agak besar, sumbu X dna Y sepanjang satu meter misalnya, tidak perlu digunakan kertas milimeter tetapi bisa dibuat garis-garis di tripleknya menggunakan spidol. Supaya mudah dibaca, maka pada skala kelipatan 10 cm ( 0, 10, 20 dst ), garisnya dibuat tebal atau digunakan warna lain yang lebih menyolok.
Selamat mencoba, terimakasih dan salam eksperimen.
43.
oon berkata,
Oktober 25, 2007 pada 3:58 pm
s4y4 butuh bantu4n n!
pengen tau rahasia pintar itu opo yach?
44.
Paijo berkata,
Oktober 26, 2007 pada 9:04 am
@ Oon
Karena saya bukan orang pintar, saya tidak tahu apa rahasianya. Tapi menurut pendapat saya, ada beberapa usaha yang dapat dilakukan supaya bertambah pintar yaitu antara lain :
1. Banyak membaca apa saja yang diminati
2. Peduli pada hal-hal atau kejadian-kejadian di sekitar
3. Senantiasa berfikir positif
4. Mencoba untuk berfikir tidak mengikuti mainstream
5. Senantiasa mencari cara alternatif untuk menyelesaikan masalah
6. Berani mencoba hal-hal baru
Kalau anda tertarik, anda bisa membaca posting saya berjudul MENJADI KREATIF & PRODUKTIF ( http://paijo1965.wordpress.com/mencari-ide-kreatif/ ).
Terimakasih dan salam eksperimen.
45.
Nurdin berkata,
Oktober 29, 2007 pada 3:59 pm
Tulisan ini bukan merupakan sebuah komentar namun sebuah acuan buat Mas Paijo.
Mas Paijo,… Mau nggak coba pembangkit listrik gua???
Untuk gambaran singkat,……………………………
Mesinnya gua kasih nama : PLTBB (Pembangkit Listrik Tanpa Bahan Bakar).
Mesin ini tidak menggunakan Bahan Bakar, dan juga tidak membutuhkan tenaga air, angin, uap dsb tapi menggunakan sebuah………………………..
Penjelasan lebih lanjut ada pada makala yang saya buat. kalau Mas Paijo berminat, kirim jawaban ke e-mail saya supaya saya kirimkan tulisan tentang PLTBB yang saya maksud.
46.
Indra_ulo berkata,
Nopember 8, 2007 pada 4:34 pm
mas aku bisa dikirimi diagram beserta detailnya ga?saya pengen mengembangkan potensi didaerah saya yang masih kurang dikembangkan potensinya.kirim ke email aya ya mas bos?Indra_ulo@yahoo.co.id makasih ya mas bosss.??? GBU..
47.
Paijo berkata,
Nopember 9, 2007 pada 10:44 am
@ Nurdin
Saya berminat untuk membaca makalah anda. Sestelah saya pelajari, baru saya bisa simpulkan bahwa ide anda itu layak atau tidak layak untuk dibuat. Kalau ide anda fresh (original) dan fisibel baik secara teoritis maupun teknis, saya berminat membuatnya. Untuk itu kita dapat bekerja sama dalam sebuah team. Saya akan kirim jawaban melalui e-mail segera. Terimakasih atas tawaran dan kepercayaan anda pada saya.
@ Indra_ulo
Gambar yang saya pasang di atas sudah cukup detail, dan saya tidak mempunyai gambar yang lebih detail dari itu karena saya bukan berlatar belakang teknik. Kalau dilihat gambar di atas, memang kurang jelas karena di kecilkan untuk menyesuaikan dengan tempat yang tersedia. Tapi anda dapat mengambil gambar tersebut diatas sesuai aslinya dengan menempatkan mouse pada gambar kemudian klick kanan dan pilih SAVE IMAGE AS …. Semua gambar pada blog saya juga dapat diambil dengan cara seperti itu.
Terimakasih dan salam eksperimen.
48.
Sukri berkata,
Nopember 13, 2007 pada 11:16 am
oi Jo,gambar kincirnyo mano. Jangan cak maen2 tu. Topok naon niku!
49.
St. Midian Ritonga, SE berkata,
Nopember 29, 2007 pada 2:46 pm
pagi mas, pendatang baru dari Medan
Kami berterima kasih kepada Mas Paijo dan bersyukur pada Tuhan atas web ini dimana dapat memjadi berkat untuk orang lain.
Orang kampung pingin nonton tv, dengar radio, charge HP !
Mas, kampungku di Pagaranpadang, ± 12 jam perjalanan darat dari Medan sampai di kota Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Jarak dari Kota kecamatan ±14 Km artinya disitulah jaringan PLN baru ada. Kampungku sudah ratusan tahun lamanya, sampai sekarang masih terisolir. Jumlah penduduk yang beragama Kristen 15 KK dan yang beragama Islam 12 KK. Ada aliran sungai dengan lebar sungai 5 meter ( terdapat 1 air terjun ± 2 meter), Jarak dari sungai ke pemukiman 200 meter mendaki. Pertanyaan kami setelah membaca paijo1965.wordpress.com adalah :
1. Tolong mas, kasih idenya untuk menciptakan Pembangkit listrik tenaga kincir air ke semua penduduk dan.
2. Kalau bisa, tolong gambarkan dan peralatan yang diperlukan dan hitungan biayanya.
3. Kalau ada di Medan relasi mas, tolong berikan alamatnya.
Terimakasih, mudah-mudahan ide mas bermanfaat bagi penduduk kampung kami. Good Luck, God bless You
50.
Nurul Huda berkata,
Nopember 29, 2007 pada 9:33 pm
Hallo Mas Paijo, salam kenal, saya Nurul Huda, umur 45 th, tinggal di Jakarta, kalau boleh bisakah saya tau alamat lengkap Mas Paijo, saya tertarik utk membuat Pembangkit Listrik Tenaga Kincir dengan kapasitas sekitar 20.000 watt untuk dipergunakan sendiri pada rumah saya yang ada di Jawa Tengah, kalau baca literatur diatas saya bingung krn bukan berasal dr teknik, mudah2an Mas Paijo mau memberikan alamat…thanks
51.
Mariz berkata,
Desember 2, 2007 pada 3:07 pm
Met siang mas.Mas Paijo, aq minta bantuannya, kira-kira untuk membuat sebuah kincir air sedarhana dengan kualitas yang bagus kira-kira diperlukan biaya berapa ya mas. Dan komponen alatnya terdiri dari apa saja? Terimakasih.
52.
Emilius berkata,
Desember 6, 2007 pada 3:51 pm
Saya berencana untuk membuat kincir turbin di desa saya di kalimantan barat, mohon jika Mas Paijo bersedia untuk mengirim gambar cara menggulung dinamo untuk tipasang di turbin, terima kasih sebelumnya.
53.
atmo4th berkata,
Desember 14, 2007 pada 8:55 am
Mas paijo kreatif tapi sebaiknya juga harus banyak baca. gunakan pengalaman orang lain. kincir air umurnya sudah lebih 100 tahun digunakan di indonesia oleh belanda dan sekarang sudah banyak teknologi yang lebih baik lebih murah dan lebih andal serta mudah dibuat dengan teknologi sederhana.
coba buka website PT. Heksa Prakarsa teknik atau cihanjuang teknik atau kramat raya . mereka itu produsen mikro hydro yang sudah diakui dunia . jadi saran saya kitan jangan mundur ke teknologi seratus tahun yang lalu.
Teknologi kincir air dan turbin air sudah sangat maju jadi intinya pelajari teknologi dan pengalaman para pendahulu jangan coba kreatif tapi pengetahuan tidak dicoba ditambah. gunakan pengalaman orang lain untuk berfikir kreatif. semua teknologi paijo sulit dikembangkan dan bahkan akan embuat orang sesat dengan kreatifitasnya.
maaf ya mas kita kan saling mengingatkan di blog ini dan jangan malah menjadi goblog.
54.
John berkata,
Januari 17, 2008 pada 12:48 pm
Met siang mas.Mas Paijo, aq minta bantuannya, kira-kira untuk membuat sebuah kincir air sedarhana untuk listrik dengan kualitas yang bagus kira-kira diperlukan biaya berapa ya mas. Dan komponen alatnya terdiri dari apa saja? Terimakasih.
55.
ary berkata,
Januari 26, 2008 pada 9:31 pm
gmn cara bikin sensor angin?
Tulis sebuah Komentar
Nama (wajib)
E-mail (wajib)
URI
*
PAIJO ( Esksperimenter )
Blog tempat menyalurkan ide kreatif, ide gila, maupun ide tidak bermutu lainnya. Karena saya punya hobi ngoprek-oprek segala macam, maka blog ini juga berisi catatan dan ocehan seputar elektronik, mekanik sederhana dan teknologi tepat guna lainnya. Supaya pengunjung bertambah bingung, beberapa ocehan juga dilengkapi dengan gambar yang tidak nyambung. Untuk menambah kebosanan pembaca, saya tambahkan juga beberapa humor yang tidak lucu. Tulisan maupun gambar dalam blog ini boleh disadur atau dikutip dengan syarat mencantumkan sumbernya. Lebih baik lagi jika memberitahukan melalui comment atau e-mail.
*
Oprekan Paling Anyar :
o TEAM BINAAN PAIJO SIAP MENGHADAPI LCEN 2008
o PAIJO SEDANG BELAJAR MENULIS BUKU
o INFO LCEN 2008
o YANG TERLAWAT DAN YANG TERLEWAT
o Forum Diskusi Energi LIPI, Dibuka Kembali
o IDUL FITRI
o PERINGATAN UNTUK PARA BLOGER
o MASTER PEMBUAT TTS VERSI 1.4
o PAIJO, PENIPU YANG CERDIK
o Mesin Paijo STX-2, finalis Ristek-Medco Energi Award 2007
*
Oprekan Paling Laris :
o POMPA AIR TENAGA GRAVITASI ( 2 )
o KINCIR AIR PAIJO-1
o POMPA AIR TENAGA GRAVITASI
o PENGHUBUNG MESIN DENGAN GENERATOR
o PENGERING PAKAIAN “PAIJO”
o PROBLEM & SOLUSI
o KINCIR TONGKAT JUNGKAT-JUNGKIT “PAIJO”
o PEMOTONG RUMPUT “PAIJO”
o JEMURAN PINTAR
o AUTOMATIC SPRINKLE SYSTEM
*
Sing Lagi Wae Ndleming :
abde abde di PENGERING PAKAIAN “PAIJO”...
Muji Burokhman A.Md. Muji Burokhman A.Md. di POMPA AIR TENAGA GRAVITASI ( 2...
roolee di PENGERING PAKAIAN “PAIJO”...
MAS NANANG MAS NANANG di PENGERING PAKAIAN “PAIJO”...
ary ary di PROBLEM & SOLUSI
ary ary di KINCIR AIR PAIJO-1
devi devi di MASTER PEMBUAT TTS VERSI 1.4...
debothgund debothgund di PENGERING PAKAIAN “PAIJO”...
ahmad ahmad di MASTER PEMBUAT TTS VERSI 1.4...
sataria sataria di POMPA AIR TENAGA GRAVITASI...
*
Sing Wis Dioprek-oprek :
*
*
Bagian Sing Dioprek :
o DOKUMENTASI EKSPERIMEN
o HUMOR AWET MUDA
o KERJASAMA BISNIS
o KINCIR AIR PAIJO-1
o MENJADI KREATIF & PRODUKTIF
+ BEREKSPERIMEN SEJAK KECIL
o PROBLEM & SOLUSI
*
Energi
o ..:: Sel Surya - Terbaharukan dan Ramah lingkungan ::..
o ANTARIKSA
o Blog Mridul ( Energi Surya, India )
o Contained Energi Dot Com
o Forum Diskusi Energi
o Forum Diskusi Lipi
o Indeni ( Energi )
o InfoENERGI
o Kajian Teknologi Energi
o Kedutaan Inggris
o Ragam Pustaka
o Swadaya Energi untuk Rakyat Indonesia
*
Keimanan
o Katholik
o Kesaksian
*
Konco-konco ngeblog
o - Mesin ITS ku -
o . : x w o m a n : .
o .::i wanna end up success::.
o :: Flash Fiction ::
o :: Resep Masakan Khas ::
o a n t o b i l a n g
o Agus Widarsono
o Akhmad Murtajib (Id)
o ALbahar BLog
o All That I Can’t Leave Behind
o Anjar priandoyo is lifeauditor
o Anything Inside Here!
o apaajalah
o aQu ada kaRNa Qau ada
o axireaxi
o …kUPu-kUPu caNTik…
o Baskoro Adi Blog
o Berguru
o Bersama Raih Cinta-Nya
o Bertebaran di Formosa, kembali ke Muhammadiyah
o Betul-Betul Berita Bohong
o Blog cak alief
o Blog Guru Fisika
o BLOG INDONESIA
o Blog Jurnalisme
o Blog ku
o BLOG SMA CEPIRING
o blogke si beruang kurus
o Budayawan Muda
o Budi Rahardjo
o bum bum bum,parappapapap
o Carita nyai sapopoe
o Catatan Harian di Kampus Biru™
o Catatan Pinggir
o celoteh imiL
o cerita-cerita e-43
o Chemistry, Education, Experience, If You can dream it yo can do it
o cK stuff
o Corat-coret Anto S. Nugroho
o Dalam Keheningan Datanglah Pengertian
o Dari dusun Ngrowo ke ibu kota
o Darma Aditya Nursalam
o DEWO
o Dikala Ku “SeNdiRi”
o dimensi5
o Dongeng Geologi
o Dongeng Geologi
o Estananto
o Estawar ‘Soft and Fresh’
o Fahranism !
o Fateh Imtiyaz
o Fauzansigma
o Find The True Journey of Bandung with Me
o gemilang
o GENCAR AHLULBAIT NUSANTARA
o Generasi Biru
o Gunawan Eka Prasetia
o Guru Kreatif. Creative Teacher
o Guru PKN Belajar Menulis
o Handy’s
o Hari-hari Cinta Morning Dew…
o HELGEDUELBEK
o Hot Mud Flow in East Java, Indonesia
o INDOBIKERS
o iunandotnet
o Jalan-Jalan Cari Pengalaman
o Just DIV no TABLE
o Kajian Teknologi Energi
o Krisnawan Putra is Progresif Motivator
o Lubis Grafura ( cerpenis )
o manusia biasa
o Mari Memahami dan Mengkaji Lebih Dalam
o Mata Pendosa
o Matahari Lain
o Max Djama
o Mbelgedez
o Mediaku
o MemilikiMu
o mengomikkan soroako, menyoroakokan komik
o Menjadi Penulis Bebas Gaya Streetsmart
o menjalin persahabatan
o My e-Diary
o My Inspiration
o ngLEGENO
o NolBuku
o Numpang Mejeng
o o m a i g a t
o Only A Matter Time
o opiniku
o Otonic
o ouR soULmatE
o p.a.s.s.y.a
o Panduan Tidak Resmi Wordpress.com
o Panyingkul.com
o Peduli Banjir Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi
o Penerbitan Buku
o Penggerak
o pepie diptyana
o petualangankoe
o Philosophi of Heart
o Planet My Sorowako
o Prenjak
o Pulsa Elektronik
o Pustaka Nilna
o Qutilang
o Raff
o RESEARCH DIGEST
o Revolusi Sains Indonesia
o RIOSADJA WEBLOG!
o Rona Wajah
o Sandy’s Blog
o SashiKirana
o Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya
o Sekresi Kata
o SELAMAT PAGI…
o Semesta dalam Kata-kata
o SENYUM itu SEHAT
o seputar pajak di indonesia
o SiK AsyIk IndoNesIA
o Skeptical Empiricist
o sOmethinG StuPid
o sora-kun.weblog()
o SOROAKO DOT NET
o Spirit of Me
o Spiritual Reflections
o stand up!!!
o Suara Nias Baru
o Suatu Ketika, Tentang Sesuatu…
o suketjogja
o Sultan Habnoer’s Blog
o summary
o Tanaman Buah dalam Pot
o Telmark.
o the place
o The Sundanese Tragedy
o the venus
o Timpakul
o tonggo press
o TUKANG DONGENG
o upiek sanupiek mararupiek tarararupiek says hallow
o wadehel
o WebBlognya Salman
o Welcome To My Life..
o WordPress.com Blog
o Yusuf Yudi Prayudi
o [Feri Gunawan’s Home]
o [Feritorial]
*
Lain-lain
o ANGEL MICHAEL
*
Hasil Ngoprek-ngoprek :
o 63,092 Onderdil
*
Sing Ndleming Ngawur
7,365 komentar spam
diblokir oleh
Akismet
Blog pada WordPress.com. · Theme: Thirteen by Beccary
Ini sejarah baru 2009